Kekeringan Melanda, Bijak Menggunakan Air Jadi Keharusan

  • 22 Sep 2026 07:27 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Kekeringan membuat ketersediaan air berkurang di sejumlah wilayah Indonesia.

Masyarakat perlu menggunakan air secara bijak untuk menjaga kebutuhan sehari-hari tetap terpenuhi.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menyebut El Nino 2026 berpotensi meningkatkan risiko kekeringan.

BMKG menyatakan fenomena tersebut dapat menyebabkan musim kemarau lebih kering dan berlangsung lebih panjang.

BMKG juga mencatat sejumlah wilayah mengalami peringatan dini kekeringan meteorologis.

Kondisi tersebut mencakup beberapa kabupaten dan kota di berbagai provinsi Indonesia.

Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera II Medan mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi kekeringan.

“Gunakan air secara bijak dan prioritaskan untuk kebutuhan yang paling penting,” tulis BBWS Sumatera II.

Penghematan air dapat dilakukan dengan menggunakan air secukupnya untuk minum, memasak, dan sanitasi.

Masyarakat juga dianjurkan segera memperbaiki keran atau pipa bocor agar air tidak terbuang.

Air yang masih layak digunakan dapat dimanfaatkan kembali untuk kebutuhan tertentu.

Langkah tersebut membantu mengurangi penggunaan air bersih selama periode kekeringan berlangsung.

Masyarakat juga dapat menyiapkan tempat penampungan air hujan sebelum musim kemarau semakin panjang.

BBWS Sumatera II menyebut tandon atau bak dapat digunakan untuk menampung air hujan.

Upaya menjaga daerah resapan air juga penting untuk mempertahankan ketersediaan sumber daya air.

Menanam dan merawat pohon menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan masyarakat.

Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara I mengingatkan masyarakat menghadapi potensi kemarau akibat pengaruh El Nino.

“Setiap tetes air yang kita hemat hari ini akan menjadi cadangan berharga,” tulis lembaga tersebut.

Penggunaan air secara bertanggung jawab perlu dilakukan bersama oleh masyarakat, petani, dan pemangku kepentingan.

Kebiasaan menghemat air dapat membantu menjaga ketersediaan sumber daya air selama musim kemarau. (APS/YPA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....