Serah Terima Karumkit Tk IV Bukittinggi: Jabatan Berganti, Pengabdian Tak Berhenti
- 27 Agt 2026 12:25 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID,Bukittinggi — Suasana haru mewarnai acara serah terima jabatan dan pisah sambut Kepala Rumah Sakit (Karumkit) TK IV 01.07.05 Bukittinggi, Kamis (27/8/2026) pagi. Pergantian pimpinan bukan sekadar perpindahan tugas, tetapi menjadi momentum untuk melanjutkan pengabdian dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.


Jabatan Karumkit TK IV 01.07.05 Bukittinggi diserahterimakan dari Mayor CKM dr. Ike Rochmad, Sp.PK., M.M.R.S. kepada Kapten CKM dr. Novalja Nega Nusantara, Sp.JP.


Kegiatan tersebut dihadiri Komandan Detasemen Kesehatan Wilayah (Dandenkesyah) 01.04.04 Padang Denkes XX/TIB Letkol CKM dr. Edi Leonardo Simbolon, Sp.OT, Dandim 0304/Agam Letkol Inf. Viko Hendrika Sandro, Direktur RSUD Bukittinggi, Perwakilan Kemenag Kota Bukittinggi H. Syamsul Bahri,S.Ag.,MA, Chief Accounting Grand Rocky Hotel Bukittinggi Sukardi,S.Kom LPP RRI Bukittinggi, Karumkit TK IV 01.07.06 Solok Mayor CKM dr. Abu Bakar Siddiq, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan, Kabalak, jajaran rumah sakit pemerintah dan swasta, perbankan, perwakilan kampus ITB Haji Agus Salim Bukittinggi serta undangan lainnya.



Dalam sambutannya, Letkol CKM dr. Edi Leonardo Simbolon menyampaikan apresiasi kepada Mayor CKM dr. Ike Rochmad atas pengabdian selama memimpin rumah sakit.
Ia berpesan agar seluruh jajaran terus meningkatkan kualitas diri, mengukir prestasi dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan rumah sakit.
“Teruslah meningkatkan kualitas diri dan mengukir prestasi gemilang. Kita harus memberikan yang terbaik apa yang bisa dibantu untuk rumah sakit,” ujarnya.


Menurutnya, salah satu faktor penting dalam pengembangan rumah sakit adalah ketersediaan dokter spesialis. Karena itu, peluang penambahan tenaga dokter spesialis harus terus didorong agar pelayanan kepada masyarakat semakin lengkap.
“Potensi penambahan dokter spesialis ada. Dalam memajukan rumah sakit, yang terpenting dokter spesialisnya harus banyak, sehingga kapan saja masyarakat membutuhkan pelayanan, mereka ada,” katanya.
Ia juga menegaskan peningkatan status rumah sakit harus diiringi dengan pemenuhan sarana dan prasarana pendukung.
Hal tersebut, menurutnya, menjadi pekerjaan rumah bersama. Sebagai komandan satuan, ia memastikan Karumkit tidak akan bekerja sendiri dalam menjalankan tugas dan mengembangkan rumah sakit.
“Untuk peningkatan status rumah sakit harus dilengkapi sarana dan prasarana yang mendukung. Itu menjadi PR bagi saya selaku Komandan Satuan. Saya tidak akan membiarkan Karumkit bekerja sendiri,” tegasnya.
Sementara itu, Mayor CKM dr. Ike Rochmad menyampaikan kesan mendalam selama menjalankan amanah sebagai Karumkit TK IV 01.07.05 Bukittinggi.
Ia mengatakan telah menjalankan tugas sekitar satu tahun dua bulan. Masa tersebut menjadi perjalanan yang penuh tantangan, terlebih dirinya harus menghadapi masa transisi organisasi sekaligus berbagai kegiatan kebencanaan di luar pelayanan rumah sakit.
“Selama satu tahun dua bulan saya berdinas di sini, banyak pengalaman yang saya dapatkan. Terlebih pada masa transisi, kami juga menghadapi berbagai kegiatan kebencanaan di luar pelayanan rumah sakit,” ungkapnya.
Menurut Ike, terbentuknya Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol dari sebelumnya berada di bawah Kodam I/Bukit Barisan turut menghadirkan dinamika tersendiri.
Masa transisi tersebut, katanya, cukup kompleks, termasuk dalam hal penempatan dan pengelolaan pagu anggaran.
Namun, seluruh tantangan itu menjadi pengalaman berharga dalam perjalanan pengabdiannya.
Kini, Mayor CKM dr. Ike Rochmad dipercaya menempati posisi baru sebagai Staf Medis Fungsional Golongan V Letkol pada Rumkit TK III Bratanata Jambi.
Ia pun berharap hubungan silaturahmi dengan seluruh jajaran dan mitra kerja di Bukittinggi tetap terjaga meskipun dirinya melanjutkan pengabdian di tempat yang berbeda.
Sementara itu, Karumkit TK IV 01.07.05 Bukittinggi yang baru, Kapten CKM dr. Novalja Nega Nusantara, Sp.JP, menyampaikan rasa syukur sekaligus tekad untuk melanjutkan capaian yang telah dibangun pendahulunya.
Dokter yang merupakan abituren 2013 tersebut mengaku menemukan kembali sejumlah wajah lama yang sebelumnya pernah ditemuinya saat bertugas di Aceh.
“Saya berdinas di sini ternyata bertemu dengan wajah-wajah lama ketika menjabat di Aceh. Suasana berdinas di sini juga cukup tenang. Ini menjadi kesempatan bagi kami untuk bagaimana mengembangkan rumah sakit ke arah yang lebih baik,” ujarnya.

Ia menegaskan, kemajuan rumah sakit tidak dapat diwujudkan seorang diri. Dibutuhkan dukungan, sinergi dan kerja sama seluruh pihak, baik internal maupun eksternal.
“Kami ingin kerja sama dan bantuan dari semua pihak. Kami akan berupaya membangun kerja sama yang lebih baik dan memberikan dampak positif bagi Kota Bukittinggi,” katanya.
Serah terima jabatan tersebut akhirnya bukan hanya menjadi penanda berakhirnya sebuah masa kepemimpinan. Di balik salam perpisahan dan ucapan selamat datang, tersimpan harapan agar pelayanan kesehatan terus bergerak maju.
Mayor CKM dr. Ike Rochmad membawa pengalaman dan kenangan pengabdian dari Bukittinggi menuju tugas barunya. Sementara Kapten CKM dr. Novalja Nega Nusantara datang membawa semangat baru untuk melanjutkan estafet kepemimpinan.
Satu hal yang tetap sama: pengabdian kepada masyarakat dan komitmen menghadirkan pelayanan kesehatan terbaik bagi warga Bukittinggi (JM/RRI BKT)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....