Sering Dilakukan, tapi Salah, "Kebiasaan Skincare yang Bisa Merusak Skin Barrier"
- 27 Agt 2026 07:41 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Merawat kulit memang sudah menjadi bagian dari rutinitas banyak orang, tetapi semakin banyak produk yang digunakan bukan berarti kulit akan semakin sehat. Tanpa disadari, beberapa kebiasaan skincare yang terlihat sepele justru bisa membuat skin barrier melemah dan kulit menjadi lebih sensitif.
Salah satu kesalahan yang cukup sering dilakukan adalah terlalu sering mencuci wajah, terutama ketika merasa kulit harus benar-benar bersih. Padahal, membersihkan wajah secara berlebihan dapat membuat kulit terasa kering dan mengganggu keseimbangan alami yang dibutuhkan untuk menjaga kelembapannya.
Eksfoliasi juga perlu dilakukan dengan bijak karena kulit tidak membutuhkan pengelupasan setiap hari. Terlalu sering menggunakan scrub, AHA, BHA, atau produk eksfoliasi lainnya dapat membuat kulit lebih mudah mengalami kemerahan, perih, kering, dan terasa tertarik.
Kesalahan lain adalah tergoda mencoba terlalu banyak produk sekaligus karena ingin mendapatkan hasil yang lebih cepat. Ketika berbagai bahan aktif digunakan bersamaan tanpa memahami kandungannya, kulit justru bisa “kewalahan” dan menunjukkan reaksi yang tidak diinginkan.
Kebiasaan mengganti skincare terlalu cepat juga sering terjadi ketika hasil belum terlihat dalam beberapa hari. Padahal, tidak semua produk bekerja secara instan, sehingga terlalu sering berganti produk dapat membuat kita sulit mengetahui mana yang sebenarnya cocok atau justru menyebabkan masalah pada kulit.
Banyak orang juga masih menganggap rasa perih atau panas sebagai tanda bahwa skincare sedang bekerja dengan baik. Kenyataannya, sensasi tersebut tidak selalu berarti produk sedang memberikan hasil maksimal dan bisa menjadi tanda bahwa kulit sedang mengalami iritasi.
Selain produk, kebiasaan sederhana seperti menggosok wajah terlalu keras setelah mencuci muka juga sebaiknya diperhatikan. Mengeringkan wajah dengan lembut menggunakan handuk bersih atau membiarkannya kering secara alami dapat menjadi pilihan yang lebih ramah bagi kulit.
Skin barrier juga membutuhkan kelembapan, sehingga penggunaan pelembap tidak seharusnya dilewatkan hanya karena kulit terasa berminyak. Kulit berminyak tetap bisa mengalami dehidrasi, dan memilih pelembap dengan tekstur yang sesuai dapat membantu menjaga kenyamanan kulit tanpa terasa terlalu berat.
Hal yang tidak kalah penting adalah tidak mengikuti semua tren skincare hanya karena sedang viral di media sosial. Kondisi kulit setiap orang berbeda, sehingga produk yang cocok untuk seseorang belum tentu memberikan hasil yang sama pada orang lain.
Pada akhirnya, skincare bukan tentang memiliki rutinitas yang paling panjang atau menggunakan produk paling mahal. Rutinitas yang sederhana, konsisten, dan sesuai kebutuhan kulit justru sering kali lebih masuk akal, terutama jika tujuan utamanya adalah menjaga skin barrier tetap sehat dan kulit terasa nyaman. (DEP/YPA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....