Beragam Dampak Hujan Asam pada Kesehatan

  • 18 Agt 2026 09:01 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Hujan asam merupakan salah satu bentuk pencemaran lingkungan yang terjadi ketika zat pencemar di udara bereaksi dengan air dan membentuk senyawa yang bersifat asam.

Paparan polutan yang berkaitan dengan hujan asam dapat mengganggu kesehatan, terutama pada sistem pernapasan. Dikutip dari alodokter berikut in dampak hujan asam:

1. Kerusakan gigi

Senyawa sulfur dioksida dan nitrogen oksida dalam hujan asam dapat menyebabkan kerusakan pada gigi. Kedua senyawa tersebut bisa mengikis enamel gigi, sehingga gigi menjadi tidak terlindungi dan mudah rusak.

2. Iritasi mata

Hujan asam bisa berdampak pada kesehatan mata. Sulfur dioksida dan nitrogen oksida yang terkandung dalam hujan asam merupakan senyawa pemicu iritasi mata. Mata akan terasa gatal, kering, berwarna kemerahan, dan pembengkakan.

3. Iritasi kulit

Kandungan sulfur dioksida dan nitrogen oksida di dalamnya dapat merusak lapisan pelindung kulit, sehingga memicu iritasi berupa gatal, kemerahan, kulit kering, hingga perih.

Kondisi ini berisiko lebih mudah terjadi dan memburuk pada orang dengan kulit sensitif, termasuk penderita eksim, karena fungsi pelindung kulitnya sudah terganggu.

4. Gangguan pernapasan

Senyawa berbahaya yang terkandung dalam hujan asam dapat menyebar di udara dalam bentuk partikel kecil. Bila menghirup partikel tersebut secara berlebihan, beberapa gangguan pernapasan, seperti asma, bronkitis, dan pneumonia, bisa terjadi.

5. Gangguan tumbuh kembang janin

Paparan zat berbahaya, seperti sulfur dioksida dan nitrogen oksida, pada ibu hamil dapat meningkatkan risiko timbulnya gangguan tumbuh kembang janin. Gangguan ini tentunya bisa membuat janin tidak tumbuh dengan normal atau bahkan berhenti berkembang.

6. Penyakit jantung

Partikel senyawa dari hujan asam yang dihirup secara berlebihan bisa menurunkan fungsi jantung. Akibatnya, beragam penyakit jantung, seperti serangan jantung dan gagal jantung, dapat terjadi.

7. Kanker paru-paru

Paparan zat berbahaya, termasuk sulfur dioksida dan nitrogen oksida, menyebabkan sel di dalam tubuh mengalami perubahan atau bermutasi. Ketika bermutasi, sel-sel tumbuh secara tidak normal bisa memicu terbentuknya sel kanker paru-paru.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....