Menjaga Kebersihan, dan Menciptakan Dapur Bebas Bakteri
- 12 Agt 2026 09:33 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Dapur merupakan salah satu area di rumah yang paling sering digunakan untuk mengolah dan menyiapkan makanan. Menjaga kebersihan dapur menjadi hal penting untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan kuman.
Dengan menerapkan kebiasaan menjaga kebersihan secara rutin, dapat menciptakan lingkungan dapur bersih, sehat, dan aman bagi seluruh keluarga.
Dikutip dari alodokter berikut langkah menjaga dapur bebas dari bakteri dan kuman penyebab penyakit :
1. Ganti spons secara teratur
| Baca juga: Bahaya Bernapas lewat Mulut Terhadap Gigi |
Spons yang Anda gunakan setiap hari untuk mencuci perangkat makan dan alat masak mengandung beragam jenis bakteri, termasuk Escherichia coli dan Salmonella. Oleh karena itu, Anda dianjurkan untuk mengganti spons secara rutin setiap 1 minggu sekali.
Anda juga dianjurkan untuk merendam spons ke dalam air cuka selama 5 menit setiap usai digunakan. Selanjutnya, peras dan bilas dengan air hangat, kemudian keringkan. Ini dapat meminimalkan bersarangnya bakteri di spons.
2. Gunakan tisu dapur dibanding kain lap
Penggunaan tisu dapur sekali pakai lebih dianjurkan karena cenderung lebih higienis. Bila memakai kain, pastikan Anda membedakan kain untuk membersihkan dapur serta rutin mencuci kain setiap hari.
3. Gunakan talenan yang berbeda untuk memotong makanan
Usahakan untuk menggunakan talenan yang berbeda ketika akan mengolah daging, sayur, dan makanan laut. Talenan dapat dicuci dengan sabun pencuci piring dan air hangat, lalu bilas kembali dengan air bersih.
4. Masak daging hingga matang
Daging mentah mengandung berbagai virus dan bakteri, seperti Campylobacter, yang dapat menyebabkan keracunan dengan gejala berupa sakit perut, diare, dan muntah-muntah.
Agar lebih sehat dan aman, biasakan untuk memasak daging hingga matang dengan suhu sekitar 62°C. Pastikan daging telah matang sempurna dan tidak ada bagian yang masih mentah.
5. Dinginkan makanan sebelum disimpan di lemari es
Langsung menyimpan makanan dengan suhu panas ke dalam lemari es dapat memicu perkembangan bakteri. Oleh karena itu, dinginkan dulu makanan hingga mencapai suhu ruangan, baru masukkan ke dalam lemari pendingin.
6. Cuci tangan secara rutin
Tangan yang kotor bisa menjadi sumber utama penyebaran bakteri. Oleh karena itu, cucilah tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum mengolah dan menyiapkan makanan. Ini dilakukan untuk mengurangi risiko penyebaran bakteri penyebab penyakit. (AKW/YPA)
7. Bersihkan dapur setiap hari
Bersihkan semua perangkat masak dan piring kotor setelah digunakan. Semprot seluruh permukaan meja dapur, tempat cuci piring, kran air, hingga gagang kulkas dengan cairan disinfektan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....