Pohon Nira, "Tanaman Tropis yang Memiliki Nilai Ekonomi dan Kesehatan"

  • 11 Agt 2026 08:31 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Pohon Nira atau Arenga Pinnata atau yang lebih akrab lagi disapa dengan nama pohon aren dan merupakan tanaman tropis yang memiliki nilai ekonomi dan kesehatan. Hampir seluruh bagian pohon ini dapat di manfaatkan mulai dari ijuk, daun, dan buahnya (kolang kaling), hingga batang kayunya. Namun salah satu produk turunan paling berharga adalah air nira bercitarasa manis.

Dibalik rasanya yang manis dan menyegarkan, air nira tersebut menyimpan segudang nutrisi yang sangat baik untuk tubuh. Tidak hanya itu air nira juga mengandung Vitamin C, Vitamin B kompleks. Air nira diyakini mampu menggantikan cairan tubuh yang hilang, memberikan suntikan energi instan secara alami dan membantu menjaga sistem kekebalan tubuh.

Air nira merupakan bahan baku utama pembuatan gula aren yang sering digunakan sebagai pengganti gula putih. Artinya gula aren tidak akan memicu lonjakan gula darah secepat gula pasir.

Satu hal terpenting yang harus diketahui adalah, sifat nya yang sangat mudah terfermentasi. Air nira adalah cairan manis dari bunga pohon aren atau kelapa yang kaya akan elektrolit, Vitamin B dan anti oksidan.

Ada beberapa khasiat air nira diantaranya yaitu, sebagai sumber energi, mencegah dehidrasi, melancarkan pencernaan, dan kaya anti oksidan.

Air nira dapat dikonsumsi secara langsung atau dicampur dengan bahan lain, seperti madu atau jahe. Air nira juga memiliki sifat basa ringan yang berperan sebagai agen penetralisir alami untuk asam lambung berlebih.

Untuk mendapatkan manfaat yang optimal air nira dapat dinikmati saat siang hari terik, dan ditambahkan dengan es batu akan semakin terasa segarnya. Selain itu air nira aren juga bisa diminum dengan cara diolah menjadi es lahang yang merupakan minuman manis dan dingin tradisional.

Mengetahui beragam manfaat ekonomi sekaligus manfaat ekologis yang dihasilkan oleh pohon aren, maka pohon aren dapat dijadikan sebagai pohon konservasi. (ELB/YPA)

Sumber berita : https://www.halodoc.com

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....