Asupan Gula Berlebih di Pagi Hari Memicu Penurunan Energi
- 28 Jul 2026 09:19 WIB
- Bukittinggi
Poin Utama
- Makanan manis saat sarapan pagi dianggap penambah energi padahal justru dapat memicu penurunan energi secara drastis akibat efek metabolik gula.
- Asupan gula berlebih menyebabkan lonjakan kadar glukosa darah yang sangat cepat dan singkat, yang diikuti penurunan drastis setelahnya.
- Kondisi lonjakan glukosa merangsang pankreas memproduksi hormon insulin secara berlebihan untuk memproses gula, menyebabkan efek samping pada tingkat energi tubuh.
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Kebiasaan mengonsumsi makanan manis saat sarapan pagi sering dianggap sebagai penambah energi tubuh harian. Namun, asupan gula berlebih di pagi hari justru dapat memicu penurunan energi secara drastis.
Makanan tinggi gula menyebabkan lonjakan kadar glukosa dalam darah secara sangat cepat dan singkat. Kondisi ini merangsang pankreas memproduksi hormon insulin secara berlebihan untuk memproses gula tersebut.
| Baca juga: Makanan Tidak Sehat, dan Beragam Jenisnya |
Proses tersebut membuat kadar gula darah turun drastis secara tiba-tiba dalam kurun waktu singkat. Akibatnya, Anda akan merasa sangat lemas, mengantuk, serta sulit berkonsentrasi saat bekerja.
Fluktuasi gula darah yang ekstrem ini juga meningkatkan rasa lapar palsu sebelum jam makan siang. Kebiasaan ini jika dibiarkan dalam jangka panjang berpotensi meningkatkan risiko penyakit diabetes.
| Baca juga: Inilah Waktu yang Baik untuk Makan |
Untuk mencegah masalah ini, pilihlah menu sarapan kaya serat, protein, serta lemak sehat seimbang. Karbohidrat kompleks seperti oatmeal atau telur rebus memberikan energi yang stabil sepanjang pagi.
Batasi konsumsi minuman manis kemasan maupun kue basah saat memulai aktivitas di pagi hari. Langkah ini efektif menjaga kestabilan kadar gula darah serta fokus pikiran Anda harian.
Mari ubah pola sarapan pagi demi menjaga stamina serta kinerja otak kita tetap optimal. Asupan nutrisi yang tepat di pagi hari akan mendukung produktivitas Anda sepanjang hari. (RM/YPA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....