Sumatera Barat Masuk Sepuluh Besar Populasi Kucing Liar

  • 27 Jul 2026 10:02 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Berdasarkan data International Indonesia Pet Expo (IIPE) 2025, Provinsi Sumatera Barat kini menempati peringkat ke-9 populasi kucing liar terbanyak di Indonesia. Fakta mengejutkan ini memerlukan perhatian mendalam dari pemerintah daerah serta seluruh elemen masyarakat setempat.

Demikian disampaikan drh. Loli Amalia saat berdialog dalam program Selamatkan Alam Bersama Aksi Inspiratif (SABAI) di programa 4 dan kanal Youtube RRI Bukittinggi. Lebih jauh dijelaskan, Tercatat dari total puluhan juta ekor kucing di Indonesia hanya sepertiga yang hidup dirawat pemilik rumah. Sementara sisanya harus bertahan hidup secara terlantar di sepanjang jalanan koridor kota dan pasar.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama drh. Fitri Alham menyatakan tentang Penerapan metode manajemen populasi yang humanis seperti Trap Neuter Vaccinate Release (TNVR) dinilai sudah sangat mendesak. Metode ini terbukti sukses diterapkan oleh negara tetangga seperti Singapura.

"Melalui sistem TNVR kucing liar ditangkap secara aman untuk disterilisasi lalu dilepaskan kembali ke habitat semula, Langkah ini dinilai jauh lebih efektif untuk menekan angka kelahiran hewan di ruang publik." urainya.

Kucing jalanan yang telah disteril dan divaksin tidak akan lagi agresif menyebarkan penyakit mematikan antar sesama satwa. Keberadaan mereka di tengah pemukiman justru berfungsi sebagai penyeimbang ekosistem lingkungan dari hama tikus.

"Kolaborasi ini penting untuk mewujudkan kota Bukittinggi yang bersih, sehat, sekaligus ramah terhadap hewan," harapnya.

drh. Fitri Alham optimistis program tata kelola populasi yang ramah satwa ini bisa segera diadopsi pemerintah.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....