Cara Menangani Kutil pada Kulit

  • 27 Jul 2026 08:13 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Tidak hanya mengganggu penampilan dan membuat pengidapnya tidak percaya diri, kutil di leher juga bisa menular! Orang lain bisa tertular bila menyentuh kutil di leher seseorang atau menyentuh langsung benda-benda yang dipegang atau dikenakan pengidap, seperti jubah mandi atau handuk.

Oleh karena itu, penting untuk tidak menyentuh, apalagi menggaruk kutil di leher kamu dan segera cuci tangan bila menyentuh kutil tersebut.

Meskipun siapa saja berisiko memiliki kutil, tetapi anak-anak memiliki risiko yang lebih tinggi. Hal ini karena sistem kekebalan tubuh anak masih belum cukup kuat untuk melawan virus HPV.

Selain anak-anak, orang-orang yang memiliki gangguan pada sistem imun, misalnya karena mengidap HIV/AIDS atau baru saja menjalani transplantasi organ, juga berisiko tinggi memiliki kutil.

Kutil sebaiknya segera diobati, karena bisa menyebar. Kutil di leher biasanya bisa ditangani sendiri dengan melakukan perawatan rumahan. Kamu bisa menggunakan obat kulit yang dijual bebas, seperti asam salisilat, glikolat atau tretinoin, ataupun sesuai resep dokter.

Obat-obatan tersebut berfungsi untuk membantu pengelupasan kulit. Bila pergi ke dokter, dokter bisa memberikan suntikan obat bleomycin untuk menghilangkan kutil.

Selain itu, kuteks kuku bening atau selotip juga sering digunakan untuk mengatasi kutil. Namun, dari hasil penelitian, kedua cara tersebut sejauh ini masih belum terbukti efektif.

Perlu diketahui, kutil juga bisa menyebar ke bagian tubuh lain dengan jumlah yang berlipat ganda. Jadi, kamu dianjurkan untuk mengobati kutil sesegera mungkin dengan cara yang tepat. (ALT/YPA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....