Dampak Memaksa Anak untuk Makan
- 13 Jul 2026 21:20 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Orang tua sering kali merasa khawatir ketika anak sulit makan atau menghabiskan makanan di piringnya. Rasa khawatir tersebut tidak jarang mendorong orang tua untuk memaksa anak makan demi memenuhi kebutuhan nutrisinya.
Padahal, kebiasaan ini dapat menimbulkan berbagai dampak, baik terhadap pola makan, kesehatan emosional, maupun hubungan anak dengan makanan dalam jangka panjang.
Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk memahami risiko memaksa anak makan serta menerapkan cara yang lebih positif dalam membangun kebiasaan makan yang sehat. Dikutip dari alodokter ada beberapa dampak negatif yang bisa timbul jika anak terus dipaksa makan, seperti :
| Baca juga: Kayuh Sepeda, Kayuh Kesehatan |
Nafsu makan menurun
Memaksa Si Kecil untuk makan bisa membuat suasana hatinya jadi tidak bahagia, apalagi bila mendengar Bunda mengomel. Jika suasana hatinya tidak baik, nafsu makan Si Kecil juga bisa menurun.
Trauma untuk makan
Ketika Bunda memaksa Si Kecil untuk makan, akan timbul perasaan tertekan lantaran ia harus melakukan hal yang tidak disukainya. Bila terus-menerus dipaksa untuk makan, bisa-bisa Si Kecil jadi menghubungkan aktivitas makan dengan kemarahan atau omelan Bunda.
Selanjutnya, bukan tidak mungkin Si Kecil menjadi tertekan dan trauma untuk makan, sehingga menolak segala bentuk makanan yang Bunda berikan.
Mengalami gangguan kesehatan
Jika sudah memiliki trauma pada makanan, susah makan pada Si Kecil bisa berlanjut hingga lama. Padahal, bila susah makan, kebutuhan nutrisi per hari Si Kecil bisa sulit untuk dipenuhi. Akibatnya, daya tahan tubuhnya bisa melemah dan Si Kecil lebih berisiko untuk mengalami kekurangan gizi dan sakit. (AKW/YPA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....