Bahaya Tren Kopi Fermentasi Terhadap Lambung

  • 30 Jun 2026 21:04 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Tren konsumsi kopi yang diproses melalui metode fermentasi anaerob kini semakin digemari oleh para pencinta kopi. Namun, di balik cita rasanya yang unik, kopi jenis ini menyimpan risiko memicu gejala iritasi lambung.

Proses fermentasi yang lama meningkatkan kadar asam organik kompleks di dalam biji kopi tersebut secara signifikan. Tingkat keasaman yang tinggi ini dapat merusak lapisan mukosa pelindung dinding lambung Anda setiap hari.

Gejala yang sering muncul adalah rasa perih mendadak dan sensasi panas terbakar pada area ulu hati. Banyak orang tidak menyadari bahwa keluhan asam lambung mereka bersumber dari jenis kopi tren baru ini.

Senyawa hasil fermentasi juga dapat mempercepat gerakan peristaltik lambung secara tidak alami menjelang waktu tidur harian. Akibatnya, risiko timbulnya penyakit refluks asam lambung atau GERD akan meningkat drastis bagi kesehatan Anda.

Untuk mencegah gangguan pencernaan ini, hindarilah meminum kopi fermentasi saat perut Anda masih dalam kondisi kosong. Pastikan Anda sudah mengonsumsi makanan ringan terlebih dahulu demi menetralisir efek asam di dalam lambung.

Batasi juga jumlah konsumsi harian dan pilihlah tingkat penyangraian atau roasting yang lebih gelap untuk mengurangi keasaman. Langkah sederhana ini efektif membantu menjaga kenyamanan sistem pencernaan Anda dari kerusakan zat asam.

Mari lebih bijak dalam mengikuti tren kuliner modern demi menjaga kesehatan organ lambung kita bersama. Pencernaan yang sehat dan berfungsi optimal adalah kunci utama kebugaran tubuh dalam menjalani aktivitas harian. (RM/YPA)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....