Jangan Langsung Duduk setelah Makan, Ini Alasannya

  • 24 Jun 2026 21:26 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Banyak orang memilih duduk atau berbaring setelah makan karena dianggap memberikan kenyamanan bagi tubuh yang lelah. Namun, kebiasaan tersebut dapat memengaruhi proses pengelolaan gula darah dan membuat kadar glukosa meningkat lebih cepat.

Setelah makanan dicerna, karbohidrat akan diubah menjadi glukosa yang kemudian masuk ke dalam aliran darah. Pada kondisi tubuh yang pasif, pemanfaatan glukosa sebagai energi menjadi lebih lambat dibandingkan saat bergerak.

Kurangnya aktivitas fisik setelah makan membuat otot tidak bekerja secara optimal dalam menyerap glukosa dari darah. Akibatnya, kadar gula dapat bertahan pada tingkat lebih tinggi dalam waktu yang relatif lebih lama.

Sebaliknya, gerakan ringan membantu tubuh menggunakan sebagian glukosa untuk memenuhi kebutuhan energi sehari-hari. Aktivitas sederhana mampu mendorong otot menyerap gula sehingga lonjakan kadar glukosa dapat diminimalkan secara alami.

Berjalan santai selama beberapa menit setelah makan menjadi salah satu cara yang sering direkomendasikan para ahli kesehatan. Kebiasaan ini dinilai efektif mendukung pengendalian gula darah sekaligus membantu sistem pencernaan bekerja lebih baik.

Selain berjalan kaki, aktivitas ringan seperti merapikan rumah, menaiki tangga, atau melakukan peregangan juga bermanfaat. Gerakan sederhana tersebut dapat membantu tubuh tetap aktif tanpa memerlukan olahraga berat atau peralatan khusus.

Menjaga tubuh tetap bergerak setelah makan merupakan langkah kecil yang memberikan manfaat kesehatan cukup besar. Selain membantu menstabilkan gula darah, kebiasaan ini juga mendukung kesehatan metabolisme dan menjaga energi lebih seimbang. (AS/YPA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....