Berbagai Masalah Kesehatan yang Disebabkan Minuman Bersoda
- 17 Jun 2026 08:58 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Minuman bersoda sering menjadi pilihan karena rasanya yang manis, segar, dan mudah ditemukan di berbagai tempat. Namun, di balik sensasi menyegarkan tersebut, minuman bersoda menyimpan kandungan gula dan bahan tambahan yang jika dikonsumsi secara berlebihan dapat berdampak buruk bagi kesehatan tubuh.
Kebiasaan mengonsumsi minuman bersoda dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, mulai dari kerusakan gigi hingga penyakit kronis seperti diabetes.
Oleh karena itu, penting untuk memahami dampak yang ditimbulkan agar kita dapat lebih bijak dalam memilih asupan minuman sehari-hari. Dikutip dari alodokter berikut ini adalah beberapa masalah kesehatan akibat konsumsi minuman bersoda secara berlebihan atau dalam jangka waktu lama:
1. Stroke dan serangan jantung
Penelitian menyatakan bahwa risiko terkena serangan jantung dan stroke akan meningkat pada orang yang mengonsumsi minuman bersoda dengan kandungan gula yang tinggi setiap harinya.
| Baca juga: Manfaat Air Lemon Hangat di Pagi Hari |
Hal ini karena kebiasaan mengonsumsi minuman bersoda memiliki kaitan dengan peningkatan kolesterol, resistensi insulin, dan peradangan.
2. Obesitas
Minuman bersoda merupakan salah satu penyebab obesitas, terutama apabila dikonsumsi dalam jumlah berlebih. Tingginya gula dalam minuman bersoda tersebut dapat mengakibatkan penumpukan lemak hingga menyebabkan obesitas.
3. Diabetes
Jika dikonsumsi oleh penderita diabetes, minuman bersoda dapat menaikkan kadar gula dalam darah.
| Baca juga: Berbagai Manfaat Tahu untuk Kesehatan |
Gula dan kalori yang tinggi, ditambah tidak adanya asupan nutrisi penting lain dalam minuman bersoda, dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi dan masalah kesehatan terkait diabetes. Pasalnya, mengonsumsi minuman yang bergula dan berkalori untuk jangka panjang dapat menyebabkan resistensi insulin.
4. Osteoporosis
Beberapa penelitian menyatakan bahwa kandungan kafein pada minuman bersoda bisa menyebabkan kurangnya penyerapan kalsium pada tulang. Hal ini bisa meningkatkan risiko terjadinya osteoporosis bila dikonsumsi dalam jumlah banyak dan terlalu sering.
5. Kerusakan fungsi otak
Minuman bersoda umumnya telah ditambahkan pemanis buatan, seperti aspartam, yang mengandung fenilalanin. Jika dikonsumsi berlebihan dalam jangka waktu lama, minuman bersoda dapat meningkatkan risiko terjadi kerusakan otak, keterbelakangan mental, kejang, dan masalah kesehatan lain pada penderita gangguan genetik fenilketonuria.
| Baca juga: Beragam Manfaat Kafein untuk Kesehatan |
Tes darah umumnya dilakukan untuk mendeteksi apakah seseorang menderita gangguan tersebut. Konsumsi minuman dengan kandungan aspartam dalam dosis tinggi dapat menyebabkan peningkatan kadar fenilalanin di otak secara signifikan.
Oleh karena itu, konsumsi makanan dan minuman yang menggunakan bahan pemanis buatan, termasuk minuman bersoda, sebaiknya dibatasi terutama pada orang-orang dengan kondisi berikut ini:
Mengalami gangguan tidur dan gangguan mental, karena fenilalanin dapat memperparah serangan cemas
Mengonsumsi obat-obatan antipsikotik atau yang mengandung levodopa
Menderita gangguan gerakan otot tardive dyskinesia
6. Kerusakan gigi
Minuman bersoda umumnya mengandung kadar gula yang tinggi, seperti glukosa dan fruktosa. Kedua zat tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya gigi berlubang. Selain itu, sebagian minuman bersoda mengandung asam yang dapat menyebabkan kerusakan enamel gigi. Menyikat gigi secara teratur dan menggunakan sedotan saat mengonsumsi minuman bersoda dapat mengurangi risiko terjadinya kerusakan gigi.
Saat ini, sudah ada minuman bersoda rendah gula yang dijual di pasaran. Anda bisa beralih ke jenis minuman bersoda tersebut untuk meminimalkan risiko terkena gangguan kesehatan. Namun, jumlah konsumsinya tetap harus dibatasi. (AKW/YPA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....