Bahaya Plastik Tersembunyi Ancam Kesehatan Ibu dan Bayi
- 20 Apr 2026 15:16 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID. Bukittinggi - Plastik memang jadi penyelamat di banyak situasi, dari bungkus makanan sampai botol minum yang praktis dibawa ke mana saja. Tapi di balik kemudahannya, ada cerita lain yang mulai bikin banyak orang waswas soal dampaknya bagi kesehatan.
Sebuah studi global menemukan paparan bahan kimia dari plastik berkaitan dengan jutaan kasus kelahiran prematur di dunia. Bahkan, puluhan ribu bayi baru lahir dilaporkan meninggal, diduga terkait paparan zat tersebut sejak dalam kandungan.
| Baca juga: Manfaat Air Lemon Hangat di Pagi Hari |
Masalahnya, plastik sudah terlalu dekat dengan kehidupan kita sehari-hari dan sulit benar-benar dihindari sepenuhnya. Mulai dari kemasan makanan, mainan anak, hingga produk perawatan tubuh, semuanya berpotensi mengandung bahan kimia tertentu.
Salah satu yang disorot adalah ftalat, zat yang membuat plastik lebih lentur sekaligus tahan lama saat digunakan. Zat ini bisa mengganggu hormon tubuh, padahal hormon punya peran penting dalam menjaga kehamilan tetap stabil.
Kalau sistem hormon terganggu, efeknya bisa ke mana-mana, termasuk memicu kontraksi lebih awal sebelum waktunya tiba. Selain itu, fungsi plasenta juga bisa terganggu, sehingga janin tidak mendapat nutrisi dan oksigen secara optimal.
Yang lebih mengejutkan, mikroplastik bahkan sudah ditemukan di dalam tubuh sebelum bayi lahir ke dunia. Partikel kecil ini terdeteksi di plasenta hingga darah janin, menunjukkan paparan bisa terjadi sejak sangat dini.
Meski belum sepenuhnya dipastikan sebagai penyebab langsung, temuan ini cukup jadi alarm untuk lebih berhati-hati. Mengurangi penggunaan plastik, terutama untuk makanan panas, bisa jadi langkah kecil yang berdampak besar ke depan. (AS/YPA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....