Atur Napas, Atur Waktu: Rahasia Olahraga saat Puasa

  • 18 Feb 2026 10:15 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID , Bukittinggi - Menentukan waktu ideal untuk berolahraga di bulan puasa memerlukan penyesuaian agar tubuh tetap bugar tanpa mengganggu ibadah. Selama berpuasa, tubuh tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman dalam waktu yang cukup lama, sehingga energi dan cairan lebih terbatas. Oleh karena itu, pemilihan waktu olahraga harus mempertimbangkan kondisi fisik serta risiko dehidrasi.

Salah satu waktu yang paling dianjurkan adalah menjelang berbuka puasa. Berolahraga sekitar 30–60 menit sebelum adzan magrib memungkinkan tubuh tetap aktif tanpa harus menahan haus terlalu lama setelah latihan selesai. Jika merasa lelah atau lemas, Anda bisa segera membatalkan puasa dengan minum dan makan saat waktu berbuka tiba.

Selain itu, waktu setelah berbuka puasa juga menjadi pilihan yang aman dan nyaman. Setelah tubuh mendapatkan asupan makanan dan cairan, energi akan kembali terisi sehingga Anda bisa melakukan olahraga dengan intensitas sedang. Idealnya, beri jeda sekitar satu hingga dua jam setelah makan agar proses pencernaan tidak terganggu saat berolahraga.

Bagi yang ingin berolahraga lebih ringan, setelah sahur juga bisa menjadi alternatif. Namun, intensitas latihan sebaiknya rendah karena tubuh akan kembali menjalani puasa sepanjang hari. Aktivitas seperti stretching, yoga ringan, atau jalan santai lebih disarankan pada waktu ini.

Pada dasarnya, waktu terbaik untuk olahraga saat puasa adalah yang paling sesuai dengan kondisi tubuh dan rutinitas Anda. Hindari latihan terlalu berat di siang hari karena berisiko menyebabkan dehidrasi dan kelelahan berlebihan. Dengan pengaturan waktu dan intensitas yang tepat, olahraga di bulan puasa tetap aman dan membantu menjaga kebugaran tubuh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....