Upgrade Digital, Upgrade Masa Depan

  • 01 Sep 2026 07:55 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Di era yang serba terhubung, upgrade digital bukan lagi sekadar mengikuti tren teknologi, tetapi menjadi kebutuhan untuk belajar, bekerja, berbisnis, dan berkomunikasi lebih efektif. Indonesia sendiri memiliki sekitar 212 juta pengguna internet pada Januari 2025, dengan tingkat penetrasi mencapai 74,6% dari total populasi, menunjukkan betapa besar peran dunia digital dalam kehidupan masyarakat.

Perubahan teknologi juga membuka peluang baru bagi siapa saja yang mau meningkatkan skill digital, mulai dari pemasaran online, pembuatan konten, desain, analisis data, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan atau AI.

Data Kementerian Komunikasi dan Digital menunjukkan Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) 2025 mencapai 44,53, naik 1,19 poin dibandingkan tahun sebelumnya, yang mencerminkan peningkatan kemampuan masyarakat dalam mengadopsi teknologi digital.

Menariknya, AI kini menjadi salah satu teknologi yang paling cepat diadopsi masyarakat Indonesia, bukan hanya untuk mencari informasi tetapi juga membantu pekerjaan dan meningkatkan produktivitas. Laporan e-Conomy SEA 2025 mencatat bahwa 80% pengguna di Indonesia berinteraksi dengan alat berbasis AI setiap hari, sementara 79% pengguna aktif juga sedang mempelajari atau meningkatkan keterampilan terkait AI.

Bagi pelaku bisnis dan generasi muda, kemampuan digital juga bisa menjadi jalan untuk memperluas peluang tanpa harus memiliki modal besar sejak awal. Ekonomi digital Indonesia diproyeksikan mendekati US$100 miliar GMV pada 2025, sementara sektor e-commerce diperkirakan mencapai US$71 miliar dan video commerce mengalami pertumbuhan transaksi sebesar 90% secara tahunan menjadi 2,6 miliar transaksi.

Pada akhirnya, upgrade digital berarti upgrade cara berpikir, cara bekerja, dan cara menciptakan peluang untuk masa depan. Teknologi mungkin terus berubah, tetapi mereka yang mau belajar, beradaptasi, dan menggunakan teknologi secara bijak akan memiliki peluang lebih besar untuk tetap relevan di tengah perubahan zaman. (RF/YPA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....