Ormawa UMN Bukittinggi Dilantik, Rektor Pesan Jangan Baper Berorganisasi

  • 31 Agt 2026 09:00 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID,Bukittinggi - Sebanyak 272 mahasiswa Universitas Mohammad Natsir (UMN) Yayasan Yarsi Sumatera Barat Kota Bukittinggi resmi dilantik sebagai pengurus Organisasi Mahasiswa (Ormawa) periode 2026/2027. Pelantikan sekaligus upgrading tersebut berlangsung khidmat di Istana Bung Hatta, Bukittinggi, Senin (31/8/2026).

Mengusung tema “Membangun Semangat Baru Menuju Ormawa yang Aktif dan Berprestasi”, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk memulai perjalanan baru dalam mengemban amanah organisasi sekaligus membangun karakter di luar ruang perkuliahan.

Pelantikan diikuti berbagai unsur Ormawa, mulai dari Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Himpunan Mahasiswa (HIMA), hingga Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).

Rangkaian kegiatan diawali dengan pengenalan masing-masing pataka atau bendera fakultas dan UKM. Suasana kemudian semakin semarak saat seluruh peserta bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Universitas, serta Mars Mahasiswa.

Rektor Universitas Mohammad Natsir (UMN) Yayasan Yarsi Sumatera Barat, Afridian Wirahadi Ahmad, SE., M.Sc., AK., CA., AAPB, mengatakan pelantikan bukan sekadar seremoni pergantian kepengurusan, tetapi menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk memahami arti sebuah amanah dan tanggung jawab.

“Pelantikan itu sebatas seremoni, namun merupakan langkah awal sebuah amanah dan tanggung jawab dalam rangka pembentukan karakter,” ujar Afridian.

Menurutnya, keberhasilan seorang mahasiswa dalam berorganisasi tidak semata-mata diukur dari seberapa terkenal dirinya atau seberapa besar organisasinya dikenal. Lebih dari itu, keberhasilan sejati terletak pada seberapa besar keberadaan organisasi mampu memberikan manfaat bagi lingkungan kampus maupun masyarakat.

Ia berharap para pengurus Ormawa mampu menjadikan organisasi sebagai ruang belajar untuk membangun kepemimpinan, kebersamaan, kepedulian, serta kemampuan menyelesaikan berbagai persoalan.

“Keberhasilan rekan-rekan di organisasi bukan dilihat dari tenarnya, tetapi lebih dari itu bagaimana bisa memberikan manfaat,” katanya.

Afridian menegaskan, Ormawa juga diharapkan mampu menjadi mitra strategis universitas dalam menciptakan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepribadian, kepemimpinan dan kemampuan bersosialisasi yang baik.

Menurutnya, dunia pendidikan tidak cukup hanya melahirkan mahasiswa yang cerdas di dalam kelas. Kampus juga memiliki tanggung jawab untuk membentuk insan yang mampu berkomunikasi, bekerja sama, mengambil keputusan, serta hadir memberikan solusi di tengah masyarakat.

“Mahasiswa kita tidak hanya cerdas secara akademik, namun juga harus cerdas secara nonakademik. Aktif di organisasi merupakan salah satu cara untuk membentuk karakter dan memperbaiki citra serta nama baik universitas,” tuturnya.

Ia pun mengajak seluruh pengurus baru agar tidak menjadikan jabatan organisasi sebagai kebanggaan semata. Jabatan, kata dia, harus dimaknai sebagai kesempatan untuk belajar dan mengabdi.

Setiap rapat, kegiatan, perbedaan pendapat hingga keberhasilan yang diraih nantinya merupakan bagian dari proses pendewasaan mahasiswa.

Di balik 272 mahasiswa yang dilantik hari itu, tersimpan harapan besar agar kampus tidak hanya melahirkan sarjana dengan kemampuan intelektual, tetapi juga generasi muda yang memiliki integritas, kepedulian dan keberanian mengambil peran.

Istana Bung Hatta menjadi saksi dimulainya perjalanan baru para pengurus Ormawa UMN Yarsi periode 2026/2027. Dari tempat bersejarah itu, mereka membawa satu pesan penting: organisasi bukan sekadar tentang jabatan, melainkan tentang bagaimana ilmu, tenaga dan gagasan dapat diberikan untuk kemajuan bersama.

Dengan semangat baru tersebut, Ormawa UMN Yarsi diharapkan semakin aktif, kreatif dan berprestasi, sekaligus mampu menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menemukan potensi terbaik dalam dirinya dan dalam berorganisasi tidak boleh baterai

Kita ingin Organisasi disebuah kampus bisa dijadikan sebagai laboratorium kepemimpinan,"tutupnya, (JM/RRI BKT)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....