Mahasiswa KKN UNP Hadirkan Peta Potensi Nagari Terintegrasi Digital

  • 05 Agt 2026 20:13 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.IqD,Padang Laweh Selatan – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Padang (UNP) Tahun 2026 meresmikan Peta Potensi Nagari Padang Laweh Selatan pada Senin (3/8). Peresmian yang berlangsung di Kantor wali nagari tersebut merupakan salah satu program unggulan mahasiswa KKN UNP untuk mendukung pengelolaan informasi wilayah dan menjadi acuan dalam perencanaan pembangunan nagari.

Peresmian ditandai dengan prosesi pengguntingan pita oleh Wali Nagari Padang Laweh Selatan yang turut disaksikan perangkat nagari, tokoh masyarakat, dosen pembimbing lapangan, dan mahasiswa KKN UNP. Program ini menjadi wujud kolaborasi antara mahasiswa dan pemerintah nagari dalam menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi pembangunan daerah.

Peta potensi yang diresmikan merupakan hasil pendataan dan pemetaan berbagai potensi yang dimiliki Nagari Padang Laweh Selatan, mulai dari sumber daya alam, sumber daya manusia, sektor pertanian, UMKM, potensi ekonomi, hingga aset-aset nagari.

Dalam sambutannya, Wali Nagari Padang Laweh Selatan menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kreativitas mahasiswa KKN UNP yang telah menghasilkan program bermanfaat bagi masyarakat. Menurutnya, keberadaan peta potensi akan menjadi salah satu sarana penting dalam mendukung pengelolaan dan pengembangan wilayah nagari.

Kepala Seksi Pelayanan Nagari Padang Laweh Selatan, Yuslina, mengatakan peta potensi tersebut akan menjadi acuan penting bagi pemerintah nagari dalam mengidentifikasi dan mengelola potensi wilayah sebagai dasar penyusunan program pembangunan.

"Harapan saya setelah mahasiswa KKN menyelesaikan pengabdiannya, peta potensi nagari tidak hanya menjadi dokumen, tetapi benar-benar dimanfaatkan oleh pemerintahan nagari sebagai acuan dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di Nagari Padang Laweh Selatan," katanya.

Mahasiswa Program Studi Teknik Geologi, Zul Waqar, yang terlibat dalam eksplorasi data lapangan, menjelaskan bahwa peta potensi dipilih sebagai program unggulan karena Nagari Padang Laweh Selatan sebelumnya belum memiliki media yang menyajikan informasi mengenai potensi wilayah secara terintegrasi.

Menurutnya, peta tersebut memuat berbagai unsur penting, seperti judul peta, legenda, skala, inset, batas administrasi, fasilitas umum, serta persebaran potensi nagari. Sebagai inovasi, mahasiswa dari Program Studi Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis bersama Teknik Informatika juga menambahkan kode QR yang dapat dipindai untuk mengakses profil Nagari Padang Laweh Selatan secara digital.

"Kami berhasil membuat kode QR yang terhubung dengan profil Nagari Padang Laweh Selatan. Harapannya, peta ini dapat menjadi alat navigasi sekaligus memudahkan masyarakat maupun pengunjung memperoleh informasi mengenai potensi wilayah," ujarnya.

Sementara itu, mahasiswa Program Studi Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis, Suci Apriani, mengatakan penyusunan peta menghadapi sejumlah tantangan, terutama keterbatasan data spasial yang belum dipublikasikan pemerintah nagari serta kondisi jaringan internet di lokasi.

"Cara kami mengatasi tantangan tersebut yaitu dengan terjun langsung ke lapangan untuk mencari titik koordinat. Kami juga berkoordinasi dengan pihak Nagari Padang Laweh Selatan agar titik tersebut akurat dan sesuai dengan data di lapangan langsung," jelasnya.

Melalui peresmian peta potensi tersebut, mahasiswa KKN UNP berharap hasil program ini dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh pemerintah dan masyarakat sebagai sumber informasi, alat navigasi, serta acuan dalam perencanaan pembangunan. Kehadiran peta potensi juga diharapkan mampu memperkuat dokumentasi wilayah dan mendorong pengembangan Nagari Padang Laweh Selatan secara lebih terarah di masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....