Doktor Pertama! Sry Eka Handayani Harumkan Pendidikan Bukittinggi Gemilang
- 01 Agt 2026 00:01 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID,Bukittinggi - Perjuangan panjang yang dipenuhi pengorbanan, air mata, doa, dan ketekunan akhirnya berbuah manis. Kepala SD Negeri 06 Parit Antang Kota Bukittinggi Dr. Sry Eka Handayani,S.Pd.M.Pd resmi menyandang gelar Doktoral (S3) Ilmu Kependidikan setelah sukses mempertahankan disertasinya dalam Ujian Terbuka Promosi Doktor di Program Pascasarjana Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Padang (UNP), Jumat, 31 Juli 2026 di Air Tawar Padang.


Prestasi tersebut terasa semakin istimewa karena Sry Eka Handayani berhasil meraih predikat Cum Laude dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) membanggakan 3,95.

Capaian ini sekaligus menjadi sejarah baru di dunia pendidikan Kota Bukittinggi, karena ia tercatat sebagai salah satu kepala sekolah tingkat SD dan SMP yang berhasil swcara perdana alias "Pacah Talua" meraih gelar doktor melalui perjuangan akademik yang luar biasa.

Lahir di Bukittinggi dan besar di Gaduik, sosok DR. Sry Eka Handayani,S.Pd.M.Pd dikenal sebagai pendidik yang tak pernah berhenti belajar dan dekat dengan sejumlah awak media ini
Di tengah padatnya tanggung jawab memimpin sekolah, membina guru, melayani peserta didik, hingga aktif sebagai Pemilik Rumah Baca Anak Nagari (RBAN), ia tetap mampu membagi waktu untuk menempuh pendidikan tertinggi.
Bagi sebagian orang, melanjutkan studi doktoral mungkin sudah menjadi tantangan besar. Namun bagi seorang kepala sekolah yang setiap hari disibukkan dengan berbagai urusan pendidikan dan pelayanan masyarakat.
tantangan itu berlipat ganda. Banyak waktu istirahat yang harus dikorbankan, malam-malam yang dihabiskan untuk membaca literatur dan menyusun disertasi, hingga akhir pekan yang berubah menjadi ruang belajar.
Namun semua pengorbanan itu kini terbayarkan.
Dengan penuh haru usai sidang promosi doktor, Sry Eka Handayani mengaku keberhasilan tersebut bukanlah hasil perjuangannya seorang diri.
Ia menyampaikan rasa syukur yang mendalam kepada Allah SWT serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini menjadi sumber kekuatan dalam perjalanan akademiknya.
"Keberhasilan ini tidak mungkin saya raih tanpa doa dan dukungan dari suami tercinta, anak-anak yang selalu menjadi penyemangat, kedua orang tua, keluarga besar, para dosen pembimbing, sahabat, serta semua pihak yang terus memberikan motivasi," ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bukittinggi, khususnya Wali Kota bpk H.M Ramlan Nurmatias,SH Datuak Nan Basa, Wakil Wali Kota Bukittinggi bapak Ibnu Asis,STP Sutan Saidi, Sekda Kota Bukittinggi bapak H. Rismal Hadi,S.STP.M.Si, Anggota Komisi V DPRD Provinsi Sumbar ibuk Hj. Yessi Endriani,SM.RO, Balai Bahasa, Universitas, Dinas Perpustakaan & Arsif Kota Bukittinggi, Purna Perpustakaan UPT. Bung Hatta, Kepala Dinas Pendidikan & Kebudayaan Kota Bukittinggi serta Kepala Sekolah Se-Kota Bukittinggi termasuk Rekan Sejawat di SDN 06 Parit Antang yang terus memberikan dukungan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pendidikan.




Menurutnya, dukungan moral yang diberikan selama menempuh pendidikan menjadi energi besar untuk tetap bertahan menghadapi setiap tantangan.
Lebih dari sekadar mengejar gelar akademik, DR. Sry Eka Handayani,S.Pd.M.Pd menilai pendidikan merupakan investasi sepanjang hayat. Gelar doktor yang kini disandang bukanlah garis akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk terus mengabdi bagi dunia pendidikan.
Ia berharap ilmu yang diperolehnya mampu memberikan manfaat nyata bagi peningkatan mutu pendidikan, khususnya di SD Negeri 06 Parit Antang dan Kota Bukittinggi secara umum.
Yang paling menyentuh, ia mengaku ingin menjadikan pencapaian ini sebagai teladan bagi anak-anaknya.
"Saya berharap apa yang saya raih hari ini menjadi motivasi bagi anak-anak saya untuk terus belajar hingga pendidikan setinggi mungkin. Semoga mereka mampu melampaui apa yang telah dicapai ibunya,"tuturnya dengan mata berkaca-kaca.
Tak hanya bagi keluarga, ia juga berharap keberhasilannya mampu menjadi inspirasi bagi rekan-rekan sejawat, terutama para kepala sekolah dan guru di Bukittinggi.
Menurutnya, usia, jabatan, maupun kesibukan bukanlah alasan untuk berhenti belajar. Justru seorang pendidik harus menjadi contoh bahwa semangat menuntut ilmu tidak mengenal batas.
"Semoga semakin banyak guru dan kepala sekolah yang berani melanjutkan pendidikan hingga jenjang doktor. Pendidikan yang berkualitas lahir dari pendidik yang terus meningkatkan kapasitas dirinya," ujarnya.
Di lingkungan SDN 06 Parit Antang, kabar keberhasilan tersebut disambut penuh kebanggaan.
Rekan-rekan guru menilai pencapaian itu menjadi energi baru bagi sekolah untuk terus melahirkan inovasi dalam pembelajaran dan pengembangan karakter peserta didik.
Sebagai penggerak Rumah Baca Anak Nagari (RBAD) di Gaduik, DR. Sry Eka Handayani,S.Pd.M.Pd selama ini juga dikenal aktif menumbuhkan budaya literasi di kalangan anak-anak. Baginya, membaca adalah jendela masa depan, dan pendidikan merupakan jalan paling mulia untuk mengubah kehidupan seseorang.

Keberhasilan meraih gelar doktor menjadi bukti bahwa mimpi besar tidak pernah mengenal batas usia maupun profesi.
Ketika tekad dipadukan dengan kerja keras, doa, dan dukungan keluarga, maka tidak ada cita-cita yang mustahil diwujudkan.
Perjalanan akademik DR. Sry Eka Handayani,S.Pd.M.Pd kini menjadi inspirasi bagi banyak orang, khususnya para pendidik di Sumatera Barat.
Sebuah kisah tentang keteguhan hati, dedikasi tanpa henti, dan keyakinan bahwa ilmu pengetahuan adalah warisan terbaik yang dapat diberikan kepada generasi masa depan.
Selamat kepada Dr. Sry Eka Handayani,S.Pd.M.Pd Semoga gelar doktor yang diraih menjadi cahaya yang terus menerangi dunia pendidikan dan menginspirasi lahirnya lebih banyak pendidik hebat di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, bahkan Indonesia. (JM/RRI BKT)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....