MAN 2 Bukittinggi Bagikan Praktik Baik English Clinic ke MAN 1 Pasaman

  • 29 Jul 2026 18:26 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID Bukittinggi — Suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi mewarnai kunjungan studi tiru MAN 1 Pasaman ke MAN 2 Kota Bukittinggi, Rabu (29/7/2026).

Kegiatan ini menjadi ajang berbagi pengalaman dan praktik baik dalam pengelolaan madrasah, khususnya pembinaan ekstrakurikuler Bahasa Inggris English Clinic yang telah mengantarkan berbagai prestasi bagi peserta didik.

Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala MAN 2 Kota Bukittinggi, Amri J, di Aula Madrasah. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa studi tiru merupakan momentum strategis untuk memperkuat sinergi antarmadrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui saling berbagi inovasi dan pengalaman.

Selanjutnya, rombongan MAN 1 Pasaman mengikuti facility tour mengelilingi lingkungan MAN 2 Kota Bukittinggi. Didampingi jajaran pimpinan madrasah, para tamu melihat secara langsung berbagai fasilitas penunjang pembelajaran, mulai dari ruang keterampilan, perpustakaan digital, ruang kelas, hingga fasilitas asrama. Penataan lingkungan yang representatif serta pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran mendapat apresiasi dari rombongan.

Puncak kegiatan berlangsung melalui sesi Focus Group Discussion (FGD) bersama Pembina Ekstrakurikuler English Clinic, Mr. Harryanto. Diskusi yang berlangsung interaktif tersebut mengupas berbagai strategi dalam membangun ekosistem berbahasa Inggris di lingkungan madrasah.

Dalam paparannya, Mr. Harryanto menjelaskan sejumlah pendekatan yang menjadi kunci keberhasilan English Clinic. Program seperti English Day, Storytelling, dan Public Speaking diterapkan untuk membiasakan peserta didik menggunakan bahasa Inggris dalam aktivitas sehari-hari. Selain itu, pemanfaatan platform digital dan media interaktif juga dioptimalkan untuk meningkatkan kemampuan listening dan speaking. Salah satu inovasi unggulan adalah pembentukan kelompok belajar teman sebaya (peer teaching), di mana siswa yang tergabung sebagai trainer membimbing peserta didik kelas X Fase E.

"Kunci utama keberhasilan ekskul ini bukan sekadar pada materi tata bahasa, melainkan pada penciptaan ruang yang aman dan menyenangkan bagi murid untuk berani tampil dan bereksplorasi tanpa takut salah," ujar Mr. Harryanto.

Kepala MAN 1 Pasaman, Ade Febrian, mengapresiasi keterbukaan MAN 2 Kota Bukittinggi dalam berbagi pengalaman. Menurutnya, berbagai praktik baik yang dipaparkan dapat menjadi referensi berharga untuk dikembangkan di MAN 1 Pasaman guna meningkatkan kualitas pembinaan ekstrakurikuler yang adaptif dan berorientasi pada prestasi peserta didik.

Pada sesi peninjauan fasilitas madrasah, Kepala MAN 2 Kota Bukittinggi, Amri J, menegaskan bahwa keberadaan berbagai sarana dan capaian prestasi madrasah merupakan hasil komitmen bersama seluruh warga madrasah serta dukungan orang tua peserta didik. "Di madrasah ini, kami berusaha menata setiap ruang agar tidak hanya bersih dan aman, tetapi juga mampu menciptakan suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan. Prinsip kami sederhana, ketika lingkungan mendukung, potensi peserta didik akan tumbuh secara maksimal. Melalui kegiatan ini, kami berharap kedua madrasah tidak hanya saling bertukar informasi, tetapi juga memperkuat komitmen bersama untuk terus memajukan kualitas pendidikan madrasah dan mengembangkan potensi peserta didik," ungkapnya.

Melalui kegiatan studi tiru ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang semakin erat antara MAN 2 Kota Bukittinggi dan MAN 1 Pasaman dalam menghadirkan inovasi pembelajaran serta memperkuat budaya berbagi praktik baik demi mewujudkan madrasah yang unggul, adaptif, dan berdaya saing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....