Edi Rosman Raih Guru Besar Hukum Pidana Islam, Kebanggaan UIN Bukittinggi
- 14 Jul 2026 07:00 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID,Bukittinggi – Kabar membanggakan kembali datang dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Salah seorang akademisi terbaiknya, Prof. Dr. Edi Rosman, S.Ag., M.Hum, resmi meraih Jabatan Akademik/Fungsional tertinggi sebagai Guru Besar (Profesor) dalam Bidang Hukum Pidana Islam.
Pencapaian prestisius tersebut disambut penuh rasa syukur dan kebanggaan oleh seluruh keluarga besar UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Gelar Guru Besar bukan sekadar simbol keberhasilan akademik, tetapi juga menjadi bukti nyata atas dedikasi panjang, kerja keras, ketekunan, serta pengabdian tanpa henti dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang Hukum Pidana Islam.
Keberhasilan ini menjadi tonggak penting bagi perjalanan UIN Bukittinggi sebagai perguruan tinggi keagamaan Islam negeri yang terus berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Hadirnya Guru Besar baru semakin memperkuat posisi UIN Bukittinggi sebagai pusat pengembangan keilmuan Islam yang mampu melahirkan pemikir-pemikir berkualitas dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.
Keluarga Besar UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Prof. Dr. Edi Rosman atas capaian luar biasa tersebut. Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi dan keluarga, tetapi juga menjadi kebanggaan seluruh sivitas akademika serta masyarakat Sumatera Barat.
"Diraihnya jabatan Guru Besar merupakan amanah besar yang lahir dari proses panjang penuh dedikasi. Semoga pencapaian ini menjadi inspirasi bagi para dosen, mahasiswa, dan generasi muda untuk terus mencintai dunia ilmu pengetahuan serta tidak pernah berhenti berkarya," demikian ungkapan yang disampaikan keluarga besar UIN Bukittinggi.
Selama meniti karier akademiknya, Prof. Dr. Edi Rosman dikenal sebagai sosok yang konsisten mengembangkan kajian Hukum Pidana Islam melalui pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, hingga berbagai forum akademik. Komitmennya dalam memperkuat khazanah hukum Islam menjadikan dirinya sebagai salah satu akademisi yang diperhitungkan di bidangnya.
Predikat Guru Besar merupakan jenjang akademik tertinggi yang hanya dapat diraih melalui proses panjang dan seleksi ketat. Seorang profesor dituntut memiliki rekam jejak akademik yang unggul, produktivitas riset yang tinggi, karya ilmiah yang diakui, serta kontribusi nyata terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan pendidikan tinggi.
Bagi UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, bertambahnya jumlah Guru Besar menjadi modal strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, memperluas jejaring penelitian, serta memperkuat reputasi institusi di tingkat nasional maupun global. Kehadiran para profesor diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi keilmuan yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Lebih dari sekadar pencapaian akademik, keberhasilan Prof. Dr. Edi Rosman juga menjadi simbol bahwa ketekunan, integritas, dan semangat mengabdi akan selalu membuahkan hasil yang membanggakan. Perjalanan panjang menuju Guru Besar menjadi inspirasi bahwa ilmu pengetahuan harus terus dikembangkan demi kemaslahatan umat, bangsa, dan negara.
Seluruh sivitas akademika UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi pun mendoakan agar Prof. Dr. Edi Rosman senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan keberkahan oleh Allah SWT untuk terus melahirkan karya-karya ilmiah terbaik, membimbing generasi penerus bangsa, serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan Hukum Pidana Islam dan kemajuan pendidikan tinggi di Indonesia.
Momentum bersejarah ini diharapkan menjadi penyemangat bagi seluruh dosen dan mahasiswa UIN Bukittinggi untuk terus menorehkan prestasi, memperkuat budaya akademik, serta mengukuhkan peran kampus sebagai pusat keilmuan Islam yang unggul, moderat, dan berdampak bagi masyarakat
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....