Kenapa Manusia Suka Hal Mistis? Ini Penjelasan Ilmiahnya

  • 18 Jun 2026 09:56 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Ketertarikan manusia terhadap hal mistis sudah ada sejak zaman dahulu. Fenomena ini ternyata memiliki penjelasan ilmiah yang menarik.

Salah satu penyebabnya adalah cara kerja otak manusia. Otak cenderung mencari pola, bahkan pada hal yang sebenarnya acak.

Menurut penelitian dari Journal of Cognitive Neuroscience, manusia sering melihat makna di balik kejadian biasa. “Otak manusia dirancang untuk mendeteksi pola demi bertahan hidup,” tulis peneliti.

Selain itu, rasa takut juga memainkan peran penting. Ketakutan justru dapat memicu rasa penasaran yang lebih besar.

Ahli psikologi menyebut fenomena ini sebagai fear attraction. “Ketakutan ringan bisa memicu sensasi menyenangkan,” menurut Paul Rozin, profesor psikologi dari University of Pennsylvania.

Budaya dan lingkungan juga mempengaruhi ketertarikan pada hal mistis. Cerita rakyat dan mitos diwariskan dari generasi ke generasi.

Di Indonesia, kisah mistis sering menjadi bagian dari identitas budaya. Hal ini membuat masyarakat lebih terbuka terhadap kepercayaan tersebut.

Faktor lain adalah kebutuhan manusia untuk mencari makna hidup. Hal mistis sering dianggap sebagai jawaban atas hal yang belum bisa dijelaskan.

Menurut penelitian dari American Psychological Association, kepercayaan mistis meningkat saat seseorang merasa tidak pasti. “Ketidakpastian mendorong manusia mencari kontrol melalui kepercayaan,” tulis laporan tersebut.

Selain itu, media juga memperkuat ketertarikan ini. Film, cerita horor, dan konten viral membuat hal mistis semakin populer.

Akhirnya, ketertarikan pada hal mistis adalah gabungan antara biologi, psikologi, dan budaya. Fenomena ini menunjukkan bahwa manusia selalu ingin memahami dunia di luar nalar. (APS)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....