Dampak Gangguan atau Kerusakan pada Gardu Listrik
- 23 Mei 2026 18:27 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Gardu listrik adalah suatu instalasi dalam sistem tenaga listrik yang berfungsi untuk menyalurkan, membagi, menghubungkan, serta mengubah tegangan listrik dari satu tingkat tegangan ke tingkat tegangan lainnya menggunakan transformator dan peralatan listrik lainnya.
Gardu listrik memiliki peran penting dalam proses distribusi energi listrik dari pembangkit menuju pelanggan agar listrik dapat digunakan dengan aman, stabil, dan efisien. Selain itu, gardu listrik juga dilengkapi dengan sistem pengaman dan pengendali untuk mencegah terjadinya gangguan pada jaringan listrik.
Jika gardu listrik mengalami masalah atau gangguan, maka penyaluran listrik ke pelanggan dapat terganggu bahkan terhenti sehingga menyebabkan pemadaman listrik di suatu wilayah. Gangguan pada gardu juga dapat mengakibatkan tegangan listrik menjadi tidak stabil, yang berisiko merusak peralatan elektronik dan mesin listrik.
Selain itu, kerusakan pada gardu dapat menimbulkan percikan api, panas berlebih, hingga kebakaran apabila tidak segera ditangani. Aktivitas masyarakat, industri, sekolah, dan pelayanan umum pun dapat terganggu karena bergantung pada pasokan listrik yang stabil. Oleh karena itu, gardu listrik harus selalu dipelihara dan diawasi agar dapat bekerja dengan baik dan aman.
Berikut beberapa hal yang sering menyebabkan gangguan gardu listrik (gardu distribusi maupun gardu induk):
1. Gangguan Alam
Petir → menyebabkan lonjakan tegangan dan merusak peralatan gardu.
Hujan lebat dan banjir → air masuk ke peralatan listrik sehingga terjadi korsleting.
Angin kencang → dapat merobohkan tiang atau merusak jaringan menuju gardu.
Pohon tumbang → menyentuh kabel listrik dan memicu gangguan.
Gempa bumi → merusak struktur gardu dan sambungan listrik.
2. Kerusakan Peralatan
Transformator rusak akibat usia pemakaian atau panas berlebih.
Isolator pecah atau kotor sehingga terjadi kebocoran arus.
Kabel dan sambungan longgar menyebabkan percikan listrik.
Pemutus tenaga (circuit breaker) gagal bekerja.
Overload/beban berlebih yang membuat peralatan panas dan trip.
3. Gangguan Hewan
Burung, tikus, ular, atau kelelawar masuk ke gardu dan menyebabkan hubungan singkat antar penghantar.
4. Faktor Manusia
| Baca juga: Kenali Tanda-Tanda Kendaraan Butuh Servis |
Kesalahan operator saat pengoperasian atau pemeliharaan.
Pencurian kabel/peralatan.
Vandalisme atau sabotase.
Pekerjaan konstruksi yang mengenai kabel listrik.
5. Gangguan Sistem Kelistrikan
Hubung singkat (short circuit).
Tegangan lebih (overvoltage).
Ketidakseimbangan beban.
Frekuensi sistem tidak stabil.
Gangguan dari jaringan transmisi/distribusi lain.
6. Kurangnya Pemeliharaan
Gardu jarang dibersihkan.
Pemeriksaan rutin tidak dilakukan.
Oli transformator tidak diganti.
Komponen aus tidak segera diperbaiki.
Dampak Gangguan Gardu
Pemadaman listrik.
Kerusakan peralatan listrik pelanggan.
Risiko kebakaran.
Kerugian ekonomi dan terganggunya aktivitas masyarakat. (TW/YPA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....