Fenomena FOMO Membuat Sebagian Generasi Muda Takut Dianggap Ketinggalan Zaman

  • 11 Mei 2026 13:52 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Fenomena generasi muda yang merasa harus menggunakan iPhone semakin banyak ditemukan di kalangan remaja. Kondisi tersebut dipengaruhi tren media sosial dan lingkungan pergaulan yang terus berkembang.

Banyak anak muda menganggap iPhone sebagai simbol gaya hidup modern dan status sosial. Tidak sedikit yang rela menabung hingga membeli secara kredit demi mengikuti tren tersebut.

Pengamat sosial menilai fenomena FOMO atau fear of missing out membuat sebagian generasi muda takut dianggap ketinggalan zaman. Akibatnya, keputusan membeli barang sering didasarkan pada tekanan sosial dibanding kebutuhan pribadi.

Media sosial disebut menjadi faktor utama yang memengaruhi pola konsumsi generasi muda saat ini. Konten dari influencer dan tren digital membuat produk tertentu cepat populer di kalangan remaja.

Beberapa mahasiswa mengaku membeli iPhone karena ingin memiliki kamera dan fitur yang dianggap lebih baik. Namun ada pula yang menggunakannya demi menyesuaikan diri dengan lingkungan pertemanan.

Psikolog mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam mengikuti tren teknologi. Penggunaan barang sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan ekonomi masing-masing.

Fenomena tersebut juga memunculkan diskusi tentang gaya hidup konsumtif di kalangan generasi muda. Sebagian orang menilai tekanan sosial dapat memengaruhi kondisi finansial apabila tidak dikelola dengan baik.

Masyarakat diharapkan mampu menggunakan teknologi secara bijaksana tanpa harus merasa tertinggal oleh tren. Kesadaran untuk memprioritaskan kebutuhan dinilai penting agar generasi muda lebih cerdas dalam mengatur keuangan. (AH/SVD/YPA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....