Ridwan Datuak Tumbijo Apresiasi SMK Genus Bukittinggi Cetak Tenaga Kesehatan

  • 09 Mei 2026 12:30 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID,Bukittinggi - Anggota Komisi II DPRD Provinsi Sumatera Barat Ridwan Datuak Tumbijo memberikan apresiasi tinggi kepada Yayasan dan Kepala Sekolah SMK Genus Bukittinggi yang dinilai mampu mempertahankan eksistensi sekolah kejuruan bidang kesehatan hingga memasuki usia ke-25 tahun.

Apresiasi tersebut disampaikan Ridwan saat menghadiri Pelantikan dan Angkat Sumpah Wisudawan Tahun Ajaran 2025/2026 sebanyak 178 lulusan Asisten Tenaga Kesehatan Angkatan XXI yang digelar Sabtu (9/5/2026) pagi di Hotel Monopoli Bukittinggi

Para lulusan berasal dari berbagai kompetensi keahlian, yakni Asisten Keperawatan, Farmasi Klinis dan Komunitas, Dental Asisten, serta Teknik Laboratorium Medik.

“Kita lihat tidak banyak lagi sekolah SMK di Sumbar yang fokus di bidang kesehatan. Namun SMK Genus Bukittinggi masih mampu bertahan dan terus melahirkan tenaga-tenaga siap pakai yang nantinya dapat mengisi kebutuhan tenaga kesehatan, baik di dalam maupun luar negeri,” ujar Ridwan.

Menurut mantan Wali Nagari Manggopoh Kabupaten Agam tersebut, keberadaan sekolah kejuruan yang spesifik sangat penting di tengah tingginya usia produktif masyarakat Indonesia dan semakin sempitnya lapangan pekerjaan, terutama di instansi pemerintahan.

Ia menilai lulusan SMK harus memiliki keterampilan yang siap diterapkan di dunia kerja, termasuk kemampuan bahasa asing seperti Bahasa Jepang yang saat ini menjadi salah satu kebutuhan tenaga kerja luar negeri, khususnya untuk perawatan lansia.

“Ini peluang yang harus ditangkap. Sekolah-sekolah kejuruan terutama yang spesifik seperti ini kita harapkan mampu mencetak lulusan yang siap bekerja, siap berwirausaha dan membuka lapangan kerja,” katanya.

Ridwan juga menegaskan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama legislatif terus memikirkan langkah strategis agar SMA dan SMK mampu menghasilkan lulusan berkualitas dan mampu menekan angka pengangguran.

Ia menyebut dukungan terhadap sekolah kejuruan dapat dilakukan melalui berbagai jalur, seperti pokok-pokok pikiran (pokir) anggota DPRD, bantuan sarana prasarana melalui dinas terkait, hingga dukungan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI.

“Anggaran 20 persen untuk pendidikan tetap terkunci di Pemerintah Provinsi Sumatera Barat walaupun saat ini ada efisiensi anggaran,” jelasnya.

Ridwan yang baru dilantik sebagai anggota DPRD Sumbar pada Agustus 2024 itu juga membuka peluang dukungan untuk SMK Genus Bukittinggi pada tahun 2027 mendatang, menyesuaikan kebutuhan sekolah.

“Mungkin Insya Allah tahun 2027, tergantung kebutuhan sekolah, bisa kita bantu lewat pokir, baik untuk sarana prasarana, kegiatan maupun fisik,” terangnya.

Saat disinggung terkait bantuan pokir untuk SMK Genus Bukittinggi, Ridwan berseloroh bahwa hingga kini belum ada proposal yang masuk kepadanya. (JM/RRI.BKT)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....