IPK Tinggi tapi Nggak Siap Kerja? Fakta Dunia Pendidikan yang Mulai Dipertanyakan

  • 27 Mar 2026 07:08 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Banyak lulusan memiliki IPK tinggi saat lulus kuliah. Namun, tidak semua siap menghadapi dunia kerja.

Perusahaan kini tidak hanya melihat nilai akademik. Keterampilan praktis menjadi faktor penting dalam perekrutan.

Sebagian lulusan kesulitan beradaptasi di lingkungan kerja. Mereka kurang memiliki pengalaman nyata di lapangan.

Menurut laporan World Economic Forum, keterampilan kerja terus berubah. “Kemampuan seperti komunikasi dan problem solving semakin dibutuhkan.”

Sistem pendidikan dinilai terlalu fokus pada teori. Praktik dan pengalaman kerja masih kurang diberikan.

UNESCO menekankan pentingnya pendidikan berbasis keterampilan. “Pendidikan harus mempersiapkan individu menghadapi dunia kerja nyata.”

Selain itu, minimnya pengalaman magang menjadi kendala. Banyak mahasiswa belum terpapar kondisi kerja sebenarnya.

Soft skill seperti kerja tim juga sering diabaikan. Padahal, kemampuan ini penting dalam dunia profesional.

Menurut laporan LinkedIn, perusahaan mencari kandidat dengan soft skill kuat. “Keterampilan interpersonal sangat dihargai di tempat kerja.”

Beberapa kampus mulai melakukan perubahan kurikulum. Program magang dan proyek nyata mulai diperbanyak.

Kesadaran akan pentingnya kesiapan kerja semakin meningkat. Pendidikan diharapkan lebih relevan dengan kebutuhan industri. (APS)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....