MoU UIN Bukittinggi-MAN 2, Cetak Generasi Masa Depan

  • 11 Feb 2026 13:49 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID,Bukittinggi - Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Madrasah Riset dan Motivasi Kelas Fase F2 Menuju Perguruan Tinggi bersama MAN 2 Bukittinggi, Kegiatan tersebut digelar di Aula MAN 2 Bukittinggi Rabu pagi 11 Februari 2026.

Penandatanganan MoU dihadiri langsung oleh Rektor UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Prof. Dr. Silfia Hanani.,S.Ag.M.Si didampingi Wakil Rektor III DR. Edy Rosman serta Turut hadir Kepala MAN 2 Bukittinggi Amri J, S.Ag.S.Pd.MM, Ketua Komite MAN 2 Bukittinggi M. Syukur,SM serta siswa-siswi kelas XII MAN 2 Kota Bukittinggi.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Silfia Hanani,sS.Ag.M.Si menyampaikan bahwa UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi memiliki beragam program studi yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini, Diantaranya Program Studi Statistika, Matematika, Informatika, dan Bisnis Digital.

“Program studi ini sangat dibutuhkan di dunia kerja saat ini, Pemerintah juga terus mendorong dan memberikan dukungan agar lulusan perguruan tinggi memiliki kompetensi yang sesuai dengan perkembangan zaman,”ujarnya.

Ia menekankan pentingnya generasi muda, khususnya umat Islam, untuk menguasai ilmu pengetahuan yang sesuai dengan tuntutan pasar, seperti; Statistika, Matematika, dan Prodi Bisnis Digital. 

Menurutnya, penguasaan bidang-bidang tersebut menjadi kunci agar tidak tertinggal dalam persaingan global.

“Sekali lagi saya katakan, MAN 2 Islam the best. Kami tunggu di UIN Bukittinggi semuanya,” tutupnya menyemangati para siswa.

Sementara itu, Kepala MAN 2 Bukittinggi,Amri J, menyampaikan bahwa saat ini MAN 2 telah berkembang sebagai madrasah inklusi dan berbasis riset. 

Berbagai program keterampilan yang dimiliki bahkan telah dimanfaatkan di luar sekolah, seperti tata rias dan bidang keterampilan lainnya.

Ia juga mendorong para siswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi sesuai minat dan peluang kerja di masa depan.

“Silakan kuliah di mana yang diminati, namun tetap melihat peluang kerja. Dengan adanya penelitian dan kerja sama ini, kita wujudkan sinergi antara Madrasah dan perguruan tinggi,” ujarnya.

Diketahui, MAN 2 Bukittinggi berdiri di atas lahan seluas 2 Ha dengan jumlah siswa mencapai 1.616 orang, didukung oleh 103 Tenaga Pendidik  (tendik). 

Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas lulusan Madrasah dan mendorong lebih banyak siswa melanjutkan studi ke perguruan tinggi, khususnya di UIN Bukittinggi. (JM/RRI BKT)

google-preference
Audio
Putar Audio

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....