UIN Bukittinggi Perkuat Diplomasi Pendidikan di Thailand Selatan
- 10 Jul 2026 00:37 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID,Thailand— Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi kembali menggelar program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di tingkat internasional setelah sempat terhenti akibat pandemi Covid-19. Sebanyak sembilan mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) diberangkatkan ke Thailand Selatan untuk mengikuti program integratif Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) pada 8 Juli–4 Agustus 2026.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya UIN Bukittinggi memperluas jejaring akademik internasional sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam membangun kerja sama pendidikan dan hubungan budaya di kawasan Asia Tenggara.

Selama hampir satu bulan, para mahasiswa akan menjalankan dua agenda utama. Mereka melakukan pengabdian kepada masyarakat di Hat Yai, Provinsi Songkhla, melalui berbagai kegiatan sosial dan keagamaan bersama masyarakat setempat. Selain itu, mereka melaksanakan praktik mengajar di Songserm Sasana Vitaya School sebagai bagian dari penguatan kompetensi profesional calon pendidik.
Kesembilan mahasiswa yang diberangkatkan berasal dari tiga program studi, yakni lima mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris, satu mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab, dan tiga mahasiswa Bimbingan dan Konseling. Komposisi tersebut disusun untuk mendukung pelaksanaan program pendidikan dan pendampingan masyarakat secara lebih menyeluruh.
Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Bukittinggi, Dr. Junaidi, mengatakan bahwa keberagaman disiplin ilmu mahasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi sesuai kebutuhan masyarakat dan sekolah mitra.
"Kami menyiapkan mahasiswa dengan latar belakang keilmuan yang saling melengkapi sehingga mereka dapat berkontribusi dalam penguatan kemampuan bahasa, pembelajaran, maupun pendampingan psikologis peserta didik," ujarnya.
Menghidupkan Kembali Mobilitas Akademik
Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Bukittinggi, Dr. Muhiddinur Kamal, menjelaskan bahwa program ini menandai dimulainya kembali mobilitas akademik internasional yang sempat berhenti selama pandemi.
Menurut dia, sebelumnya pelaksanaan KKN internasional didukung oleh pemerintah pusat. Setelah program tersebut terhenti, UIN Bukittinggi mengambil inisiatif untuk menyelenggarakannya secara mandiri.
"Antusiasme mahasiswa cukup tinggi karena mereka membutuhkan ruang untuk memperoleh pengalaman belajar di lingkungan internasional sekaligus mengembangkan kemampuan beradaptasi dengan masyarakat lintas budaya," kata Muhiddinur.
Rektor UIN Bukittinggi Prof. Dr. Silfia Hanani menilai pengalaman belajar di Thailand Selatan memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memahami dinamika sosial dan budaya masyarakat Melayu-Patani secara langsung.
"Mahasiswa tidak hanya datang untuk mengajar, tetapi juga belajar dari masyarakat. Pengalaman seperti ini penting untuk membentuk lulusan yang memiliki wawasan global tanpa kehilangan akar budaya dan identitasnya," ujar Prof. Silfia.
Melalui program KKN-PPL internasional tersebut, UIN Bukittinggi berupaya memperkuat posisi perguruan tinggi sebagai bagian dari diplomasi pendidikan dan budaya di kawasan ASEAN, sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan lembaga pendidikan di negara-negara tetangga.
Serahkan Naskah Kerja Sama
Penguatan hubungan kelembagaan juga dilakukan melalui penyerahan naskah nota kesepahaman (MoU) antara UIN Bukittinggi dan Songserm Sasana Vitaya School, Kamis, 9/7/2026 di Thailand. Pembahasan kerja sama itu telah dirintis oleh Kantor Pusat Hubungan Internasional UIN Bukittinggi sejak awal 2026.
Kepala Pusat Pengabdian Masyarakat UIN Bukittinggi,Dr. Arjoni, yang ditugaskan mendampingi peserta KKN internasional menyampaikan naskah kerja sama diserahkan atas nama Rektor UIN Bukittinggi kepada menejer Songserm Sasana Vitaya School, Mrs. Sarah Wanlabeh, disaksikan pucuk pimpinan sekolah tersebut Ustadz Razak. "Kesepakatan tersebut diharapkan menjadi landasan bagi pengembangan kolaborasi di bidang pendidikan, pertukaran akademik, serta pengabdian masyarakat pada masa mendatang, " jelasnya. ()
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....