Wabup Ahmad Fadly Hadiri Rakor Monev Tambahan TKD Sumbar

  • 23 Jul 2026 11:28 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Tanah Datar – Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Monitoring dan Evaluasi (Monev) Tambahan Transfer ke Daerah (TKD) se-Sumatera Barat di Auditorium Gubernuran, Padang pada Selasa, 21 Juli 2026. Pertemuan draf ini membahas percepatan realisasi dana darurat untuk memicu akselerasi pembangunan daerah pascabencana.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyampaikan bahwa hingga pertengahan Juli, penyerapan alokasi dana telah menembus angka Rp204 miliar. Pihak pemerintah provinsi mendorong seluruh jajaran kepala daerah mengunci efektivitas penggunaan anggaran hingga November 2026 mendatang agar pemulihan infrastruktur berjalan klinis.

"Sampai dengan 17 Juli 2026, realisasi keuangan pemanfaatan tambahan TKD di Sumatera Barat telah mencapai lebih dari Rp204 miliar atau sekitar 7,8 persen dari total alokasi yang tersedia," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Tim Monitoring Kemendagri Fernando H. Siagian mengingatkan bahwa seluruh penggunaan alokasi draf TKD wajib difokuskan pada sarana penanggulangan bencana dan kebutuhan riil masyarakat. Pembelian kendaraan dinas mewah secara sosiologis dilarang keras guna mengunci transparansi publik.

"Dana tersebut tidak diperkenankan untuk pengadaan kendaraan dinas mewah seperti Alphard, Pajero, maupun Fortuner. Namun, penggunaan untuk ambulans, alat berat, mobil pemadam kebakaran, kendaraan rescue, serta sarana pendukung penanggulangan bencana lainnya sangat didukung," tegasnya.

Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Ahmad Fadly menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tanah Datar selalu menginstruksikan seluruh jajaran OPD untuk masif melakukan publikasi. Langkah ini dinilai sangat klinis agar masyarakat dapat memantau secara langsung fluktuasi progres rekonstruksi di wilayah terdampak.

"Selama ini kami telah menegaskan kepada seluruh OPD agar setiap program dan kegiatan yang dilaksanakan dapat dipublikasikan kepada masyarakat. Dengan demikian, masyarakat dapat mengetahui sekaligus mengikuti perkembangan pembangunan yang sedang berjalan," ujarnya. (Fan)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....