TMMD ke-129 Kabupaten Limapuluhkota Terus Dikebut, Pembangunan Capai 56 Persen
- 22 Jul 2026 00:28 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Limapuluhkota - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 yang digelar Kodim 0306/50 Kota di Jorong Buluh Kasok, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, terus menunjukkan perkembangan. Sejumlah sasaran fisik maupun nonfisik bergerak sesuai target pelaksanaan.
Komandan Satgas TMMD/N ke-129 Limapuluh Kota, Letkol Adi Nofriadi Nata, melalui Pasi Teritorial Kodim 0306/ 50 Kota Kapten Inf Recky Wahyudi, memastikan hingga memasuki kegiatan pada Selasa 21 Juli 2026, percepatan pekerjaan didukung kolaborasi prajurit TNI, personel Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat. Kondisi cuaca yang cerah sepanjang hari turut menunjang kelancaran seluruh aktivitas di lapangan.
“Sebanyak 46 personel diterjunkan dalam pelaksanaan TMMD tersebut. Mereka terdiri atas 35 prajurit TNI, lima anggota Polri, serta enam warga yang terlibat langsung membantu penyelesaian berbagai sasaran pembangunan,” sebut Kapten Inf Recky Wahyudi didampingi Pasi Intel Kodim Letda Czi Johan Harefa.
Pekerjaan terbesar berupa pembukaan dan penyiapan badan jalan sepanjang 2.700 meter dengan lebar tujuh meter kini telah mencapai progres 56 persen. Infrastruktur itu diharapkan dapat meningkatkan akses transportasi masyarakat menuju kawasan pertanian dan permukiman.
“Selain itu, pekerjaan penurunan elevasi jalan sepanjang 400 meter telah mencapai 32 persen. Sementara pemasangan lima titik gorong-gorong juga terus berlangsung dengan realisasi pekerjaan sebesar 25 persen,” terangnya.
Pembangunan infrastruktur pendukung lainnya tidak kalah signifikan. Pemasangan pasangan batu sepanjang 100 meter telah mencapai 45,5 persen, pembangunan tujuh unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) mencapai 35 persen, sedangkan pembangunan Tugu TMMD telah menyentuh progres 39 persen.
“Adapun pengerasan jalan menggunakan material sirtu sepanjang 2.550 meter dijadwalkan memasuki tahapan berikutnya setelah pekerjaan dasar jalan dinyatakan memenuhi persyaratan teknis,” tambah Recky Wahyudi.
Di luar pembangunan fisik, lanjutnya, program TMMD juga mengembangkan kegiatan pemberdayaan masyarakat. Program ketahanan pangan seluas satu hektare hampir selesai, sementara pembagian makanan bagi balita stunting, penanaman pohon, pembagian sembako, pelayanan kesehatan gratis, serta bazar murah telah dituntaskan.
Program TNI Manunggal Air Bersih juga dipastikan masih berlangsung. Hingga saat ini, progres pekerjaan telah mencapai 38 persen sebagai bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap sumber air bersih yang lebih layak dan berkelanjutan.
Pada sektor nonfisik, seluruh penyuluhan tahap awal telah dilaksanakan. Materinya meliputi kesehatan lingkungan oleh Dinas Kesehatan, wawasan kebangsaan dan bela negara oleh Kodim 0306/50 Kota, penanggulangan bencana oleh BNPB, serta penyuluhan hukum dan administrasi oleh Ajenrem 032/Wbr dan Kumrem 032/Wbr. Materi berikutnya dijadwalkan sesuai agenda TMMD.
“Kita optimistis seluruh target TMMD Ke-129 dapat dituntaskan sesuai jadwal. Selain mempercepat pembangunan infrastruktur pedesaan, program tersebut diharapkan memberikan manfaat jangka panjang melalui peningkatan konektivitas wilayah, kualitas hunian warga, akses air bersih, serta penguatan kapasitas masyarakat,” imbuhnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....