Buka Musda XI, Wabup Tekankan Peran GOW Tanah Datar Membangun Ketahanan Keluarga

  • 09 Jul 2026 14:17 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Tanah Datar – Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Tanah Datar secara resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) XI di Gedung GOW setempat pada Senin, 6 Juli 2026. Forum tertinggi lima tahunan ini memfokuskan draf pembahasan pada pemilihan ketua baru periode 2026–2031 sekaligus merumuskan draf program kerja strategis ke depan.

Mengusung tema pembentukan karakter menuju Indonesia Emas 2045, agenda akbar ini terpantau dihadiri oleh ratusan peserta dari 23 entitas organisasi wanita. Ketua Panitia Musda XI, Ny. Ani Abdurrahman Hadi, menegaskan bahwa draf kegiatan ini bertindak sebagai wadah konsolidasi untuk melahirkan berbagai keputusan taktis yang berdampak makro bagi daerah.

“Melalui Musda ini diharapkan terjalin silaturahmi yang semakin erat antarorganisasi wanita, meningkatnya kerja sama dalam pembangunan masyarakat, tumbuhnya semangat kebersamaan, sinergi, dan kemandirian sosial, serta terlaksananya program kerja GOW sesuai rencana,” ujarnya.

Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly, S.Psi., yang hadir membuka acara menyampaikan bahwa Musda merupakan momentum krusial mempertegas posisi organisasi perempuan sebagai mitra strategis eksekutif. GOW diharapkan mampu menyatukan kemajemukan latar belakang anggota menjadi draf kekuatan kolektif melalui jembatan komunikasi dan draf kolaborasi aktif di lapangan.

Wabup juga menambahkan bahwa kluster perempuan mengemban fungsi protektif yang sangat vital dalam mengonstruksi draf ketahanan keluarga dan mengawal moralitas generasi muda. Oleh sebab itu, formasi kepengurusan yang baru dituntut andal membuka ruang partisipasi inklusif dan melahirkan draf program yang memberi manfaat riil bagi sosiologis masyarakat.

“Kepengurusan baru diharapkan mampu merangkul seluruh organisasi anggota, membuka ruang partisipasi bagi semua pihak, serta melahirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah,” katanya.

Sementara itu, Ketua GOW periode 2021–2026, Ny. dr. Dwinanda Emira, memaparkan bahwa ajang ini menjadi ruang klinis mengevaluasi draf ketercapaian program kerja terdahulu. Ia melayangkan apresiasi tinggi atas sinergi Pemkab Tanah Datar dan meminta seluruh anggota menanggalkan ego sektoral demi kemajuan roda organisasi.

“Kami berharap GOW menjadi organisasi yang semakin adaptif, inovatif, dan mampu menjawab tantangan pembangunan daerah melalui pemberdayaan perempuan,” katanya.

Dwinanda juga mengajak seluruh organisasi anggota untuk terus memperkuat sinergi dalam meningkatkan pemberdayaan perempuan di Kabupaten Tanah Datar agar semakin mandiri. Semua peserta diimbau mengedepankan semangat musyawarah demi kemajuan pembangunan ketahanan keluarga.

“Siapa pun yang nantinya terpilih memimpin GOW Kabupaten Tanah Datar periode 2026–2031 merupakan pilihan terbaik organisasi. Karena itu, mari kita dukung bersama demi kemajuan GOW dan pembangunan Kabupaten Tanah Datar,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Penasihat GOW Tanah Datar, Ny. Lise Eka Putra, mengajak seluruh komponen untuk memproyeksikan GOW sebagai 'rumah besar' pemberdayaan yang solid. Dirinya menegaskan bahwa kompleksitas fluktuasi masalah sosial saat ini memerlukan draf gerakan edukasi dan penyuluhan massal yang dimotori secara langsung oleh sesama kaum perempuan.

“Solidaritas perempuan harus terus diperkuat demi memperkokoh ketahanan keluarga, melindungi perempuan dan anak, serta menghadirkan program-program yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Perempuan untuk perempuan, karena siapa lagi yang paling memahami dan memperjuangkan perempuan selain sesama perempuan,” ujarnya. (ari/anis/et)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....