71 TKM Pemula Terima Bantuan, Wabup Tegaskan Manfaatkan Bantuan untuk Usaha

  • 08 Jun 2026 10:25 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Tanah Datar – Komitmen untuk membangkitkan kembali sektor perekonomian pascabencana terus digenjot di Kabupaten Tanah Datar. Sebanyak 71 Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Pemula di Luhak Nan Tuo resmi menerima kucuran bantuan modal usaha dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Republik Indonesia. Penyerahan bantuan beserta penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tersebut dilaksanakan di Gazebo Indo Jolito Batusangkar, pada Jumat, 5 Juni 2026.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Tanah Datar, Nusirwan, dalam laporannya mengungkapkan bahwa kuota penerima bantuan TKM Pemula untuk Kabupaten Tanah Datar pada tahun ini menjadi yang terbanyak dan mendominasi di Provinsi Sumatera Barat.

"Kita awalnya mengusulkan sekitar 1.025 TKM. Namun, karena keterbatasan kuota nasional, Provinsi Sumatera Barat secara total memperoleh 123 kuota. Dari jumlah tersebut, Alhamdulillah Tanah Datar berhasil merebut 71 kuota. Ini merupakan jumlah terbanyak dibandingkan daerah lain di Sumbar, dengan total nilai bantuan mencapai Rp355 juta," papar Nusirwan.

Ia menambahkan, selain serah terima bantuan secara simbolis, agenda hari itu langsung dilanjutkan dengan sesi pembekalan intensif agar para pelaku usaha pemula ini memiliki pemahaman yang matang dalam mengelola stimulus modal tersebut.

Ketua Tim Bantuan TKM Kemenaker RI, Jaelani Efendi, menegaskan bahwa dana stimulan ini bukan merupakan bantuan sosial (bansos) konsumtif, melainkan murni bantuan modal produktif untuk merintis atau mengembangkan sektor UMKM. Karena itu, terdapat kewajiban konstitusional bagi para penerima untuk menyusun Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) keuangan yang akuntabel kepada pihak kementerian.

Jaelani juga melecut semangat para peserta dengan membuka peluang naik kelas ke tingkat yang lebih tinggi. "Setiap TKM Pemula disuntik modal awal sebesar Rp5 juta. Sekiranya Bapak dan Ibu dinilai sukses mengembangkan modal tersebut, tertib administrasi, serta lolos tahapan seleksi lanjutan, maka berkesempatan naik tingkat menjadi TKM Lanjutan dengan kucuran modal lebih besar, yakni Rp15 juta, plus ditunjang pelatihan manajemen khusus," urainya.

Apresiasi mendalam dilayangkan oleh Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly, atas perhatian besar yang ditunjukkan oleh pemerintah pusat kepada warganya, khususnya kelompok masyarakat yang mata pencariannya sempat lumpuh akibat hantaman bencana alam beberapa waktu lalu.

"Terima kasih kepada Kemenaker RI atas bantuan ini. Ini wujud kepedulian nyata Pemerintah Pusat di saat kami sedang berupaya keras memulihkan perekonomian warga pascamusibah. Kami sangat bersyukur mendapatkan porsi kuota yang dominan," ujar Ahmad Fadly.

Kendati demikian, Wabup juga membunyikan alarm peringatan yang tegas terkait aspek transparansi pelaporan keuangan. Ia mewanti-wanti agar tidak ada satu pun kelompok TKM yang mencoba melakukan manipulasi atau merekayasa data laporan pertanggungjawaban operasional di lapangan.

"Manfaatkan dana ini betul-betul untuk modal bergulir atau membuka usaha baru, bukan untuk kebutuhan konsumtif. Ingat, ini ada pertanggungjawaban administrasinya. Saya tegaskan jangan sampai ada yang merekayasa laporan, karena tindakan tidak jujur itu hanya akan merugikan diri Bapak dan Ibu di kemudian hari," tegas Wabup.

Ahmad Fadly berharap lewat modal awal dan pembekalan ini, para TKM Pemula di Tanah Datar bisa bertransformasi menjadi TKM Lanjutan yang mandiri, tangguh, serta mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru yang berdampak luas bagi lingkungan sekitar.

Rangkaian acara strategis ini turut dikawal dan dihadiri oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Ten Feri, Kepala Dinas Perkim LH Nofi Hendri, beserta jajaran Kepala OPD dan Kabag di lingkungan Pemkab Tanah Datar. (Prokopim - dvd /Hp)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....