Bangkit Pascabencana, Tujuh Nagari di Tanah Datar Terima Bantuan Program Padat Kar
- 08 Jun 2026 10:08 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Tanah Datar – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pemulihan pascabencana hidrometeorologi melalui berbagai program strategis. Salah satunya direalisasikan melalui Program Padat Karya Penanggulangan Bencana yang dirancang untuk memperbaiki infrastruktur sekaligus menggerakkan kembali roda perekonomian masyarakat terdampak.
Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Bantuan Pemerintah Program Pembinaan Ketenagakerjaan Bidang Padat Karya Penanggulangan Bencana Sumatera Tahun 2026 antara Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Republik Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar di Gedung Indo Jolito, Batusangkar, pada Kamis, 4 Juni 2026.
Agenda penting ini dihadiri oleh Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly, Ketua Tim Bidang Padat Karya Kemenaker RI Muhammad Ikrar Dinata, Staf Ahli Bupati, serta Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Nusyirwan.
Ketua Tim Bidang Padat Karya Kemenaker RI, Muhammad Ikrar Dinata, menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah pusat terhadap masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatera, meliputi Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
"Khusus untuk Provinsi Sumatera Barat, terdapat 20 titik bantuan Program Padat Karya yang tersebar di tiga daerah, yakni Kota Padang sebanyak 2 titik, Kabupaten Agam 11 titik, dan Kabupaten Tanah Datar 7 titik," papar Muhammad Ikrar Dinata.
Dari 10 titik yang diusulkan oleh Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, sebanyak 7 titik berhasil disetujui setelah melalui tahapan verifikasi dokumen dan validasi lokasi. Masing-masing titik dialokasikan dana bantuan sebesar Rp100 juta yang diharapkan mampu menyerap tenaga kerja lokal dan meningkatkan daya beli masyarakat setempat.
| Baca juga: Tinjau Asrama Mahasiswa di Bandung |
Merespons dukungan tersebut, Wakil Bupati Ahmad Fadly menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada pihak Kemenaker RI. Ia menilai skema padat karya ini menjadi solusi taktis di tengah fase pemulihan ekonomi makro daerah pascakrisis.
"Alhamdulillah, bantuan program padat karya pascabencana ini akan dimanfaatkan untuk pembangunan fisik di tujuh nagari. Selain mempercepat pemulihan infrastruktur, program ini membuka kesempatan kerja dan menambah pendapatan langsung bagi masyarakat yang terdampak," ujar Ahmad Fadly.
Ia juga mengimbau dengan tegas kepada para Wali Nagari penerima manfaat agar mengawal pelaksanaan anggaran ini secara akuntabel, transparan, dan tepat sasaran demi kemaslahatan publik.
Secara teknis, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Tanah Datar, Nusyirwan, merinci bahwa total bantuan senilai Rp700 juta tersebut akan ditransfer langsung ke rekening nagari masing-masing.
Alokasi dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan sarana penyediaan air bersih di dua wilayah, yaitu Nagari Sawah Tangah dan Nagari Bungo Tanjung. Sementara itu, lima wilayah lainnya, yakni Nagari Jaho, Nagari Batipuah Baruah, Nagari Tambangan, Nagari Padang Laweh, dan Nagari Saruaso, akan memfokuskan anggaran untuk pengerjaan infrastruktur jalan berupa rabat beton. (hr-rey)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....