Bupati Eka Putra: Insya Allah September Nanti Ada Dua Agenda Besar Akan Kita Laksana

  • 11 Agt 2026 10:03 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Tanah Datar – Bupati Tanah Datar Eka Putra menyampaikan kepada Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo dan Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria bahwa seluruh persiapan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Nagari Tanjung Alam, Kecamatan Tanjung Baru, telah rampung. Pihaknya menyatakan siap memasuki tahap pelaksanaan fisik.

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Eka Putra usai menggelar pertemuan strategis bersama Menteri PU dan COO Danantara di Jakarta pada Kamis, 6 Agustus 2026.

"Insya Allah pada September 2026 nanti ada dua agenda besar yang akan kita laksanakan, yaitu peresmian Hunian Tetap (Huntap) di Rambatan sebanyak 79 unit dan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Sekolah Rakyat di Tanjung Alam," ujar Eka Putra.

Bupati menjelaskan, pembangunan 79 unit Huntap di Kecamatan Rambatan merupakan bagian dari program rehabilitasi pascabencana yang didukung Danantara dan dikerjakan oleh PT Nindya Karya. Direktur Utama PT Nindya Karya Firmansyah menegaskan bahwa konstruksi bangunan dikerjakan dengan standar kualitas tinggi agar aman dan layak dihuni.

Mengenai Sekolah Rakyat di Tanjung Alam, Pemkab Tanah Datar telah menyiapkan lahan hibah seluas 23 hektare dari keluarga besar Dony Oskaria. Sekolah ini dirancang berkapasitas hingga 3.000 siswa untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, menjadikannya diproyeksikan sebagai Sekolah Rakyat terbesar di Indonesia.

Eka Putra menambahkan, calon peserta didik diprioritaskan berasal dari keluarga kategori desil 1 dan 2 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Selain memperluas akses pendidikan, keberadaan sekolah ini diyakini membawa dampak berganda (multiplier effect) bagi perputaran ekonomi warga sekitar.

"Keberadaan Sekolah Rakyat akan mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat. Kebutuhan pangan, seperti beras, telur, daging, ayam, sayuran, hingga berbagai layanan pendukung lainnya akan meningkat seiring beroperasinya sekolah ini," tambahnya.

Secara nasional, pemerintah telah mengoperasikan 182 Sekolah Rakyat pada tahun ajaran 2026/2027 dengan jumlah peserta didik mencapai 45 ribu siswa, serta menargetkan pembangunan 500 Sekolah Rakyat hingga tahun 2029 mendatang. (hp)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....