Pemkab Agam Siap Dukung Program Rehabilitasi dan Rekonstruksi
- 02 Mar 2026 09:48 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Agam - Bupati Agam, Benni Warlis Dt Tan Batuah, bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Mhd Lutfi AR, serta kepala OPD terkait mengikuti rapat percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana melalui Rencana Induk Pemulihan dan Rekonstruksi Pascabencana (Renduk PRRP) Sumatera, secara daring di ruang rapat bupati, Jumat, 26 Februari 2026.
Rapat tersebut dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, yang menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana, sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas secara aman dan normal.
Dalam rapat itu juga disampaikan bahwa dokumen Renduk Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana tahap I telah selesai disusun. Dokumen tersebut mencakup wilayah Provinsi Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh, serta berfungsi sebagai pedoman terpadu dalam menilai tingkat kerusakan di berbagai sektor, seperti infrastruktur, sosial, ekonomi, dan lingkungan. Selain itu, dokumen ini menjadi dasar dalam penyusunan skenario rehabilitasi dan rekonstruksi yang terarah, sekaligus menetapkan kewenangan pendanaan secara jelas dan terintegrasi.
Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, menekankan pentingnya pemetaan zona rawan bencana sebagai bagian dari perencanaan rehabilitasi dan rekonstruksi. Kabupaten Agam disebut sebagai salah satu daerah yang membutuhkan perhatian khusus, mengingat tingginya potensi risiko bencana, sehingga memerlukan perencanaan tata ruang yang matang dan berbasis mitigasi.
Untuk wilayah Sumatera Barat, kebutuhan anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi dalam tiga tahun ke depan diperkirakan mencapai Rp8,3 triliun, termasuk untuk penanganan di Kabupaten Agam. Pelaksanaan program ini direncanakan berlangsung selama tiga tahun, dengan kemungkinan penyesuaian waktu sesuai kondisi di lapangan.
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menyampaikan bahwa Kabupaten Agam termasuk daerah yang memerlukan atensi khusus dalam proses pemulihan pascabencana. Ia menegaskan bahwa upaya rehabilitasi dan rekonstruksi tidak hanya berfokus pada pemulihan kerusakan, tetapi juga bertujuan memperkuat ketahanan daerah agar lebih siap menghadapi potensi bencana di masa mendatang.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Agam, Benni Warlis, menyatakan komitmen Pemerintah Kabupaten Agam untuk mendukung penuh pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi sesuai arahan pemerintah pusat dan provinsi. Ia menyebutkan bahwa berbagai infrastruktur terdampak, seperti jalan, jembatan, dan fasilitas publik lainnya, telah dimasukkan ke dalam dokumen perencanaan sebagai dasar penanganan dan prioritas pemulihan.
“Pemerintah Kabupaten Agam siap bersinergi dengan pemerintah pusat dan provinsi agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan optimal, sehingga masyarakat dapat segera merasakan manfaatnya,” ujarnya. (AS/YPA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....