Antusiasme Tinggi Jemaah Sumbar Ziarah Raudhah Madinah
- 06 Mei 2026 21:00 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID,Madinah - Antusiasme jemaah haji asal Sumatera Barat dalam melaksanakan rangkaian ibadah ziarah di Masjid Nabawi, khususnya ke Raudhah dan Maqam Rasulullah SAW, terpantau sangat tinggi.

Ketua Regu III Kloter 7 Bukittinggi Embarkasi Padanh menyampaikan bahwa dua lokasi tersebut menjadi tujuan utama spiritual bagi jemaah setibanya di Kota Madinah.
Raudhah dikenal sebagai salah satu tempat mustajab untuk berdoa, sementara Maqam Rasulullah merupakan lokasi dimakamkannya Nabi Muhammad SAW yang selalu dipadati peziarah dari seluruh dunia.
“Jemaah kita sangat antusias. Mereka memahami bahwa kesempatan masuk ke Raudhah sangat terbatas, sehingga dimanfaatkan sebaik mungkin untuk beribadah, berdoa, dan memperbanyak zikir,” ujarnya, Rabu (6/5/2026).

Pelaksanaan ziarah ke Raudhah saat ini diatur secara ketat oleh otoritas Arab Saudi melalui sistem pemesanan jadwal (tasreh) menggunakan aplikasi Nusuk. Sistem ini diterapkan untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan jemaah yang ingin beribadah di area tersebut, dengan pengaturan waktu yang berbeda antara jemaah laki-laki dan perempuan.
Sementara itu, ziarah ke Maqam Rasulullah yang juga berada di kompleks Masjid Nabawi dilakukan dengan penuh kekhusyukan. Jemaah laki-laki dapat melakukan ziarah dengan berjalan melalui jalur yang telah disediakan, biasanya dengan antrean yang terus bergerak selama kurang lebih 15 menit.
Pendamping ibadah haji dari KBIHU Birugo, Ahmad Budiman, turut membimbing jemaah secara langsung. Usai melaksanakan salat Subuh, ia mengajak jemaah melakukan ziarah ke Maqam Rasulullah serta makam dua sahabat agung, yaitu Abu Bakar Ash-Shiddiq dan Umar bin Khattab.
Momen tersebut berlangsung haru dan penuh kekhidmatan, bahkan mendorong banyak jemaah untuk kembali ingin melakukan ziarah meski harus melalui antrean yang cukup panjang.
Ketua regu juga menyampaikan bahwa secara umum kondisi jemaah Kloter 7 Bukittinggi dalam keadaan sehat dan mampu mengikuti seluruh rangkaian kegiatan ibadah di Madinah dengan baik. Pendampingan dari petugas haji terus dilakukan guna memastikan pelayanan maksimal.
“Alhamdulillah, jemaah kita bisa menjalankan ziarah dengan lancar. Kami terus mengingatkan agar menjaga kesehatan, mengatur waktu istirahat, dan tidak memaksakan diri, terutama saat menunggu jadwal masuk ke Raudhah,” katanya.
Setelah menyelesaikan rangkaian ibadah di Madinah, jemaah dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Mekkah untuk melaksanakan tahapan ibadah haji berikutnya, termasuk umrah wajib dan puncak haji di Arafah.
Momentum ziarah ini diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari ritual ibadah, tetapi juga memperkuat kecintaan jemaah kepada Rasulullah SAW serta meningkatkan kekhusyukan dalam menjalankan ibadah haji secara keseluruhan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....