Side Hustle, Kebutuhan atau Cuma Ikut Tren?
- 18 Apr 2026 21:55 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Di era sekarang, punya side hustle kayaknya udah jadi “standar baru” anak muda. Nggak cuma soal nambah penghasilan, tapi juga soal eksistensi dan aktualisasi diri.
Banyak yang mulai side hustle karena ngerasa satu sumber income aja nggak cukup. Apalagi dengan gaya hidup yang makin dinamis dan kebutuhan yang terus naik.
Selain itu, side hustle juga sering jadi jalan buat ngejar passion yang nggak kesampaian di kerja utama. Dari jualan online sampai freelance kreatif, opsinya makin luas dan fleksibel.
Tapi, nggak sedikit juga yang jalanin side hustle cuma karena ikut-ikutan tren. Lihat orang lain sukses, langsung pengen coba tanpa benar-benar siap.
Akibatnya, bukannya produktif, malah jadi kewalahan sendiri. Waktu istirahat kepotong, energi terkuras, dan ujung-ujungnya burnout.
Padahal, side hustle itu nggak wajib buat semua orang. Kalau kerja utama udah cukup dan hidup terasa seimbang, nggak ada keharusan buat nambah beban, yang penting adalah tahu kapasitas diri dan tujuan yang jelas. Jangan sampai side hustle malah jadi sumber stres baru, bukan solusi.
Side hustle bisa jadi peluang besar kalau dijalani dengan sadar. Tapi kalau cuma ikut tren, bisa-bisa malah bikin hidup makin berantakan. (SG/YPA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....