Tren Lomba Kicau Berhadiah Fantastis, Hobi yang Semakin Bergengsi

  • 25 Mei 2026 14:25 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Dunia lomba burung berkicau atau kicau mania terus menunjukkan perkembangan yang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Jika dahulu hadiah lomba hanya berupa trofi dan uang pembinaan, kini banyak ajang bergengsi yang menawarkan hadiah fantastis berupa mobil, sepeda motor, hingga total hadiah mencapai miliaran rupiah. Fenomena ini menjadikan lomba kicau bukan sekadar hobi, tetapi juga bagian dari industri ekonomi kreatif yang terus berkembang di Indonesia.

Salah satu tren yang paling mencolok adalah semakin banyaknya event nasional dengan hadiah utama kendaraan mewah. Pada gelaran Piala Kicau Jatim Raya, misalnya, panitia menyediakan hadiah berupa beberapa unit mobil dan belasan sepeda motor bagi para pemenang. Ajang seperti ini berhasil menarik peserta dari berbagai daerah di Indonesia dan menjadi magnet bagi para penghobi burung berkicau.

Selain itu, penyelenggara lomba kini semakin profesional. Sistem penjurian yang lebih transparan, penggunaan teknologi pendukung, serta promosi melalui media sosial membuat lomba kicau semakin diminati. Tidak hanya para peserta, masyarakat umum juga ikut menyaksikan kemeriahan acara yang sering dikemas layaknya festival besar.

Besarnya hadiah yang ditawarkan turut mendorong meningkatnya nilai jual burung-burung juara. Burung yang berhasil meraih prestasi di ajang bergengsi biasanya memiliki nilai ekonomi yang jauh lebih tinggi. Dampaknya, usaha penangkaran, pembuatan sangkar, penjualan pakan, hingga berbagai sektor pendukung lainnya ikut berkembang. Pemerintah bahkan memperkirakan nilai ekonomi ekosistem burung kicau di Indonesia mencapai Rp1,7 hingga Rp2 triliun.

Meskipun demikian, para penghobi berharap tren lomba berhadiah fantastis tetap diimbangi dengan sportivitas, kualitas penjurian, dan pelestarian burung hasil penangkaran. Dengan pengelolaan yang baik, lomba kicau dapat terus menjadi sarana silaturahmi, hiburan, sekaligus penggerak ekonomi bagi jutaan pecinta burung di Indonesia. (NHY/YPA)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....