Pengurus Koperasi Bukittinggi Dibekali Literasi Akuntansi dan Tata Kelola

  • 10 Jun 2026 07:41 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID,Bukittinggi - Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah serta Tenaga Kerja Kota Bukittinggi menggelar Pelatihan Perkoperasian bagi Pengurus Koperasi se-Kota Bukittinggi di Grand Bunda Hotel Bukittinggi, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Kota Bukittinggi yang diwakili Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro Fauzan, ST.

Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 10 hingga 12 Juni 2026, diikuti oleh 39 orang peserta yang terdiri dari pengurus dan pengawas koperasi di Kota Bukittinggi. Kegiatan ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia koperasi agar mampu mengelola organisasi dan usaha secara profesional termasuk dihadiri dari Primkopad Kodim 0304/Agam Primer Koperasi Angkatan Darat (PRIMKOPAD) Kodim 0304/Agam

Dalam sambutannya, Fauzan menyampaikan bahwa pelatihan bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan perkoperasian, memperkuat literasi akuntansi bagi pengurus dan anggota koperasi, serta mempersiapkan koperasi menghadapi tantangan perkembangan ekonomi dengan tata kelola yang lebih baik.

Menurutnya, koperasi memiliki peran strategis dalam memperkuat perekonomian masyarakat, khususnya di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Namun, masih terdapat berbagai kendala, terutama keterbatasan pemahaman terhadap standar akuntansi dan pengelolaan keuangan yang baik sehingga memengaruhi aspek transparansi dan akuntabilitas.

"Karena itu, penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat (SAK EP) dinilai penting untuk memastikan laporan keuangan koperasi disusun sesuai prinsip akuntansi yang berlaku. Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu menyusun laporan keuangan sesuai standar, mengklasifikasikan akun dengan benar, serta memahami implikasi keuangan dari setiap transaksi secara lebih akurat,"terang fauzan

Pemerintah Kota Bukittinggi juga menegaskan komitmennya dalam memberikan kemudahan, perlindungan, pemberdayaan, dan pengembangan koperasi sesuai karakteristik masing-masing. Upaya tersebut dilakukan agar koperasi semakin kuat sebagai pilar ekonomi kerakyatan dan mampu meningkatkan kesejahteraan anggotanya.

Selain penguasaan aspek akuntansi, pelatihan juga membekali peserta dengan kemampuan menyusun perencanaan organisasi dan usaha. Pengurus dan pengawas koperasi diharapkan mampu membuat rencana kerja dan rencana usaha sebagai peta jalan menuju pengelolaan koperasi yang sehat, berkembang, dan menguntungkan.

Untuk memperkaya materi, panitia menghadirkan narasumber dari Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Barat serta KPP Pratama Bukittinggi. Sementara itu, metode pembelajaran yang digunakan adalah andragogi, yaitu pendekatan pembelajaran orang dewasa yang menekankan partisipasi aktif, berbagi pengalaman, dan pemecahan masalah sehingga materi lebih mudah diterapkan dalam pengelolaan koperasi sehari-hari. (JM/RRI BKT)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....