Manjapuik Marapulai, Salah Satu Tahapan dalam Pernikahan di Minangkabau
- 22 Sep 2026 07:20 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Pernikahan dalam budaya Minangkabau tidak hanya menjadi penyatuan dua insan, tetapi juga mempertemukan dua keluarga besar. Salah satu tradisi yang menarik dalam rangkaian pernikahan di Minangkabau adalah manjapuik marapulai, yaitu prosesi menjemput calon mempelai laki-laki untuk dibawa menuju rumah pihak perempuan.
Tradisi ini menjadi salah satu ciri khas dalam adat perkawinan Minangkabau yang memiliki tata cara dan nilai tersendiri. Pihak keluarga perempuan biasanya datang menjemput marapulai dengan membawa perlengkapan adat serta melibatkan keluarga dan orang-orang yang memiliki peran dalam prosesi tersebut.
Manjapuik marapulai bukan sekadar kegiatan menjemput pengantin laki-laki. Di balik prosesi tersebut terdapat makna tentang penghormatan, kebersamaan, dan hubungan kekeluargaan yang menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Minangkabau.
Dalam pelaksanaannya, rombongan dari pihak perempuan dapat membawa berbagai perlengkapan sesuai dengan adat dan kesepakatan keluarga. Prosesi tersebut juga dapat disertai dengan pasambahan, yaitu penyampaian kata-kata adat yang dilakukan secara teratur sebagai bentuk penghormatan antara pihak yang datang dan pihak yang menerima.
Menariknya, pelaksanaan manjapuik marapulai dapat memiliki perbedaan antara satu daerah dengan daerah Minangkabau lainnya. Perbedaan tersebut merupakan bagian dari kekayaan adat yang berkembang di berbagai nagari, sehingga bentuk pelaksanaannya tidak selalu persis sama.
Di tengah perkembangan zaman, tradisi ini juga mengalami penyesuaian dalam pelaksanaannya. Meski demikian, nilai kebersamaan, penghormatan kepada keluarga, dan semangat badunsanak tetap dapat dipertahankan sebagai bagian dari identitas budaya Minangkabau.
Manjapuik marapulai mengingatkan kita bahwa sebuah pernikahan dalam budaya Minang bukan hanya tentang kedua mempelai. Di dalamnya ada keluarga, adat, komunikasi, serta nilai kebersamaan yang diwariskan dari generasi ke generasi dan tetap dapat dikenalkan kepada anak muda dengan cara yang lebih dekat dengan zaman. (SG/YPA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....