Budaya Pernikahan Unik dari Berbagai Penjuru Dunia
- 19 Agt 2026 23:19 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Pernikahan menjadi salah satu tradisi penting yang memiliki makna berbeda di setiap budaya dunia. Selain menjadi simbol penyatuan dua insan, berbagai ritual pernikahan juga mencerminkan nilai, kepercayaan, dan sejarah masyarakat setempat.
Di India, beberapa tradisi pernikahan dikenal sangat meriah dan berlangsung dalam sejumlah rangkaian acara. Salah satu yang menarik adalah upacara Mehndi, ketika tangan dan kaki calon pengantin perempuan dihiasi pola henna yang memiliki makna keberuntungan dan kebahagiaan.
Di Jepang, pasangan pengantin dapat menjalani pernikahan tradisional Shinto dengan mengenakan pakaian khas dan mengikuti berbagai ritual simbolis. Salah satu ritual yang terkenal adalah San-san-ku-do, yaitu pasangan meminum sake secara bergantian dari tiga cangkir dengan ukuran berbeda sebagai lambang ikatan pernikahan.
Di Skotlandia, terdapat tradisi unik bernama blackening yang dilakukan kepada calon pengantin sebelum hari pernikahan. Pasangan biasanya dibuat kotor menggunakan berbagai bahan seperti tepung atau makanan sebagai simbol menghadapi berbagai kesulitan dalam kehidupan rumah tangga.
Di Kenya, masyarakat Maasai memiliki tradisi pernikahan yang sarat dengan simbol budaya dan hubungan antarkeluarga. Prosesi tersebut dapat melibatkan pemberian hadiah serta berbagai ritual yang menandai persetujuan keluarga dan dimulainya kehidupan baru pasangan.
Di Jerman, terdapat tradisi Polterabend yang biasanya dilakukan sebelum pernikahan dengan cara memecahkan benda-benda berbahan keramik. Pecahan tersebut kemudian dibersihkan bersama oleh calon pengantin sebagai simbol bahwa pasangan harus mampu menyelesaikan masalah rumah tangga secara bersama-sama.
Di Korea Selatan, pernikahan tradisional memiliki prosesi yang disebut Paebaek, ketika pengantin memberikan penghormatan kepada orang tua. Dalam ritual tersebut, orang tua biasanya memberikan nasihat dan melempar kurma atau kacang kastanye kepada pasangan sebagai simbol harapan terhadap keturunan dan kehidupan keluarga.
Di beberapa wilayah Indonesia, pernikahan adat juga memiliki rangkaian ritual yang sangat beragam sesuai dengan suku dan daerahnya. Misalnya, tradisi perkawinan Minangkabau melibatkan keluarga besar serta prosesi adat yang menegaskan hubungan antara kedua keluarga.
Di Rumania, terdapat tradisi pernikahan yang dikenal dengan penculikan simbolis terhadap pengantin perempuan. Dalam tradisi tersebut, pengantin perempuan dibawa oleh teman atau kerabat, kemudian pengantin laki-laki harus melakukan tindakan tertentu sebagai bagian dari permainan sebelum sang pengantin dikembalikan.
Di Meksiko, salah satu tradisi pernikahan yang menarik adalah penggunaan lazo atau tali simbolis yang ditempatkan mengelilingi pasangan. Lazo melambangkan persatuan dan harapan agar pasangan tetap terikat dalam kasih sayang serta menghadapi kehidupan rumah tangga bersama.
Beragam tradisi pernikahan tersebut menunjukkan bahwa setiap masyarakat memiliki cara tersendiri dalam merayakan cinta dan membangun keluarga. Keunikan ritual di berbagai belahan dunia juga memperlihatkan betapa kayanya kebudayaan manusia sekaligus mengajarkan pentingnya menghargai perbedaan tradisi. (MU)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....