Pentingnya Peranan Mamak dalam Mambimbiang Anak dan Kamanakan
- 27 Jul 2026 22:06 WIB
- Bukittinggi
KBRN, Bukittinggi: Kemudahan interaksi di era digital saat ini memicu maraknya anak-anak yang tumbuh dengan gawai dan lebih memercayai media sosial. Hal tersebut memicu kekhawatiran karena nilai-nilai adat tradisional dan tatanan sosial Minangkabau berpotensi mengalami kerenggangan.
Saat dialog program Adaik Salingka Nagari di Programa 4 dan kanal Youtube RRI Bukittinggi Wakil Sekretaris LKAAM Kota Bukittinggi, Erick Dt. Rangkayo Satie, mengingatkan bahwa relasi kultural di Minangkabau menempatkan Mamak (Saudara Laki- laki dari Ibu) pada posisi strategis yang sangat penting. Tanpa sistem bimbingan yang tepat, generasi muda dapat kehilangan kompas moral dan jati diri budayanya.
"Mamak itu di dalam adat mempunyai kewajiban membimbing kamanakan, jalurnya jelas dari ibu. Tanggung jawab pengawasan ini melekat secara berkelanjutan sepanjang hayat, berbeda dengan peran domestik seorang ayah yang memiliki batasan waktu kultural." papar beliau.
Sarana pelestarian ini mengenal dua pola kemudi arah perlindungan, baik memantau dari jauh saat kamanakan merantau maupun memimpin langsung di nagari atau kampung halaman. Hubungan sosial kemasyarakatan diatur melalui kompromi adat yang dijembatani oleh peran seorang ibu sebagai sutradara internal.
"Lewat pola komunikasi yang merangkul ini kamanakan bakal tersentuh hatinya karena diajak dialog bukan diberangi," tambahnya meyakinkan.
Masyarakat diminta tetap menghidupkan fungsi kultural ini demi membentuk generasi muda yang memiliki akhlak serta ketahanan budaya yang kokoh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....