Peran Strategis Ibu Sebagai Sutradara di Rumah Gadang
- 27 Jul 2026 22:07 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Dominasi budaya modern saat ini memicu maraknya pergeseran peran domestik yang membuat hubungan kekerabatan dalam kaum menjadi renggang. Hal tersebut memicu kekhawatiran karena keharmonisan antara keluarga inti dan anak kemenakan tidak berjalan secara seimbang.
Pada program Adaik Salingka Nagari di Programa 4 dan kanal Youtube RRI Bukittinggi Wakil Sekretaris LKAAM Kota Bukittinggi, Wakil Sekretaris LKAAM Kota Bukittinggi, Erick Dt. Rangkayo Satie, mengingatkan bahwa posisi sentral perempuan atau Bundo Kanduang memiliki fungsi strategis yang sangat vital. Tanpa adanya manajemen internal yang tepat dari seorang ibu, sinergi trilogi kepemimpinan adat tidak akan berjalan harmonis.
"Sutradara dalam kehidupan keluarga adat Minangkabau itu berada di tangan sosok ibu, Ibu memegang otoritas penuh untuk mengatur ritme sosial dan memilah tanggung jawab suaminya, baik sebagai kepala rumah tangga maupun sebagai mamak bagi kaumnya." jelas Erick Dt. Rangkayo Satie.
Sarana komunikasi keluarga kini juga harus difasilitasi secara aktif melalui berbagai momentum pertemuan, baik tatap muka maupun digital. Konflik ego atau renggangnya hubungan antara mamak dan kamanakan di perantauan dapat dijembatani secara apik melalui inisiatif dari pihak ibu.
"Lewat peran ibu ini semua jalur komunikasi bakal terhubung kembali karena kaum perempuan yang memegang kendali," tambahnya meyakinkan.
Erick Dt. Rangkayo Satie mengimbau masyarakat menempatkan kembali ibu sebagai pilar utama demi menjaga keutuhan serta keberlanjutan tatanan adat di dalam rumah gadang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....