Warisan Leluhur yang Kian Langka, Ini 7 Tradisi Indonesia yang Perlu Dilestarikan

  • 27 Jul 2026 10:50 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Indonesia memiliki kekayaan budaya yang menjadi identitas bangsa di mata dunia. Sayangnya, perkembangan zaman membuat sejumlah tradisi mulai ditinggalkan dan hanya dikenal oleh sebagian kecil masyarakat.

Salah satu tradisi yang mulai jarang dijumpai adalah Talempong Unggan dari Sumatera Barat. Alat musik perkusi khas Minangkabau ini dahulu sering mengiringi berbagai tarian adat, tetapi kini semakin jarang dimainkan oleh generasi muda.

Tradisi berikutnya adalah Ronggeng Ketuk yang berasal dari Indramayu, Jawa Barat. Tarian ini biasanya ditampilkan dalam berbagai upacara adat desa dengan iringan musik tradisional yang khas dan penuh makna.

Dari Cirebon, Jawa Barat, terdapat kesenian Topeng Menor yang juga mulai kehilangan popularitas. Para penari menggunakan topeng berwarna putih sebagai simbol keceriaan, sementara pertunjukan diiringi musik tradisional yang menciptakan suasana meriah.

Wayang Kulit menjadi salah satu warisan budaya Indonesia yang telah dikenal hingga mancanegara. Meski masih dipentaskan di sejumlah daerah, minat generasi muda terhadap pertunjukan wayang mulai menurun sehingga perlu terus dikenalkan melalui berbagai media.

Warisan budaya lainnya adalah Keris, senjata tradisional khas Jawa yang memiliki nilai seni dan filosofi tinggi. Selain digunakan sebagai senjata pada masa lampau, keris juga menjadi simbol kehormatan, status sosial, dan bagian dari berbagai upacara adat.

Di Kalimantan Tengah terdapat ritual Tiwah, yaitu tradisi pemakaman masyarakat Dayak yang bertujuan mengantarkan arwah menuju alam baka. Prosesi adat ini berlangsung secara sakral dan mencerminkan penghormatan mendalam kepada leluhur yang telah meninggal dunia.

Sementara itu, masyarakat Suku Dani di Papua memiliki tradisi Potong Jari sebagai simbol duka cita atas kehilangan anggota keluarga. Meski kini sudah jarang dilakukan karena pertimbangan kemanusiaan dan kesehatan, tradisi tersebut tetap menjadi bagian penting dari sejarah budaya Papua.

Berbagai tradisi tersebut menunjukkan betapa kayanya warisan budaya yang dimiliki Indonesia. Pelestarian budaya tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat agar nilai-nilai leluhur tetap hidup di tengah modernisasi.

Mengenal budaya sendiri merupakan langkah awal untuk menjaga identitas bangsa. Dengan terus mempelajari, menghargai, dan memperkenalkan tradisi kepada generasi muda, warisan budaya Indonesia dapat terus lestari hingga masa depan. (DEP/YPA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....