Tantangan dan Upaya Pelestarian Permainan Tradisional
- 15 Mei 2026 06:53 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Permainan tradisional merupakan bagian penting dari budaya masyarakat yang diwariskan dari generasi ke generasi. Namun, perkembangan teknologi membuat permainan tradisional mulai jarang dimainkan.
Banyak anak lebih memilih bermain gim di telepon genggam dibanding berkumpul di lapangan bersama teman-temannya. Padahal, permainan tradisional memiliki manfaat besar bagi kesehatan fisik dan perkembangan sosial anak.
Karena itu, diperlukan peran keluarga, sekolah, dan masyarakat untuk mengenalkan kembali permainan ini kepada generasi muda.
Upaya Melestarikan Permainan Anak Nagari
Pelestarian permainan tradisional dapat dilakukan melalui berbagai cara, seperti:
Mengadakan lomba permainan tradisional di sekolah atau nagari
Memasukkan permainan tradisional dalam kegiatan ekstrakurikuler
Mengadakan festival budaya daerah
Mengajarkan permainan tradisional kepada anak sejak dini
Memanfaatkan media sosial untuk memperkenalkan budaya lokal
Dengan pelestarian yang baik, permainan anak nagari dapat terus hidup dan menjadi identitas budaya masyarakat.
Permainan anak nagari merupakan warisan budaya yang memiliki nilai sejarah, pendidikan, dan kebersamaan. Di tengah kemajuan teknologi, permainan tradisional tetap penting untuk dikenalkan kepada generasi muda agar budaya lokal tidak hilang ditelan zaman.
Melalui permainan tradisional, anak-anak tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga belajar tentang kerja sama, sportivitas, dan arti kebersamaan dalam kehidupan masyarakat. (SG)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....