Jeruk Mandarin, Simbol Keberuntungan dalam Tradisi Imlek
- 19 Feb 2026 21:43 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Jeruk mandarin telah lama menjadi simbol keberuntungan dan kemakmuran dalam perayaan Imlek di seluruh dunia. Buah kecil berwarna oranye cerah ini dipercaya membawa energi positif bagi rumah tangga dan keluarga.
Tradisi menyajikan jeruk mandarin saat Imlek berakar dari budaya Tiongkok kuno ribuan tahun lalu. Warna emas buahnya melambangkan kekayaan dan keberuntungan yang diharapkan menyertai tahun baru yang akan datang.
Dalam bahasa Hokkien dan Kanton, jeruk mandarin sering disebut “kim kui” yang berarti emas dan keberuntungan bersamaan. Hal ini menjadikan buah ini tak sekadar makanan, melainkan simbol harapan yang diwariskan turun-temurun.
Selain makna simbolis, jeruk mandarin juga diyakini membawa kesehatan dan kesegaran bagi anggota keluarga. Keharumannya yang khas menambah nuansa hangat dan meriah di meja perayaan Imlek setiap tahun.
Pada masa Dinasti Ming, bangsawan dan pedagang mulai menanam jeruk mandarin sebagai persembahan khusus bagi keluarga kerajaan. Praktik ini kemudian menyebar ke masyarakat luas, memperkuat tradisi membawa buah ini saat perayaan besar keluarga.
Saat ini, jeruk mandarin tidak hanya hadir di Tiongkok tetapi juga di komunitas Tionghoa di seluruh dunia. Tradisi memberikan jeruk mandarin tetap lestari sebagai simbol keberuntungan dan kedamaian yang menyertai tahun baru.
Jeruk mandarin mengajarkan kita bahwa simbol sederhana dapat menyatukan keluarga dan komunitas. Setiap buah yang disajikan menjadi doa harapan akan keberuntungan, kesehatan, dan kebahagiaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....