Apresiasi Pelestari Keris, Kemenbud Gelar SNKI Award 2026

  • 24 Mei 2026 03:24 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kementerian Kebudayaan menggelar Malam Penganugerahan SNKI Award 2026 dengan tujuh kategori penghargaan untuk tokoh dan pegiat pelestarian keris di Indonesia.
  • Menbud Fadli menegaskan keris kontemporer karya empu masa kini merupakan karya seni adiluhung yang memiliki nilai artistik tinggi dan layak diapresiasi masyarakat.
  • Sekretariat Nasional Perkerisan Indonesia telah menerbitkan lebih dari 35 buku perkerisan sebagai upaya memperkuat literasi dan edukasi budaya keris Nusantara.

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) menggelar Malam Penganugerahan SNKI Award 2026 sebagai ajang apresiasi bagi pelestari keris di Indonesia. Sebanyak tujuh kategori penghargaan diberikan kepada penerima yang dinilai memiliki dedikasi dalam pelestarian keris di tingkat nasional.

Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon mengatakan keris saat ini tidak hanya dipandang sebagai benda pusaka. Tetapi juga sebagai karya adiluhung yang memiliki nilai seni tinggi.

Menurutnya, karya keris modern yang dibuat para empu masa kini juga layak diapresiasi sebagai bagian dari perkembangan budaya Nusantara. "Keris menjadi satu benda pusaka, benda adiluhung, sebuah karya baru yang diciptakan oleh maestro-maestro dan empu-empu keris sekarang," katanya kepada wartawan usai acara Peringatan Hari Keris Nasional 2026, Museum Pusaka TMII, Jakarta Timur, Sabtu malam, 23 Mei 2026.

Lebih lanjut, ia menambahkan masyarakat tidak harus terpaku pada keris tua atau keris sepuh. Ia menilai keris kontemporer karya empu masa kini juga memiliki pencapaian artistik yang tinggi.

"Karya dari empu-empu kekinian ini bisa dianggap juga karya seni rupa yang tinggi dengan pencapaian artistik yang tinggi. Dengan teknologi dan bahan-bahan yang sekarang ini semakin mudah untuk didapat," ujarnya.

Ia mengatakan perkembangan teknologi dan kemudahan memperoleh bahan baku saat ini turut mendukung para empu keris. Terutama dalam menciptakan karya keris yang inovatif untuk menarik minat para pembeli dan kolektor.

Karena itu, ia mendorong masyarakat untuk mulai mengapresiasi dan mengoleksi keris kontemporer. Menurutnya, keris kontemporer juga dapat menjadi medium ekspresi yang terinspirasi dari berbagai dinamika, peristiwa, dan perkembangan zaman.

Sementara itu, Sekretariat Nasional Perkerisan Indonesia (SNKI) memiliki bidang khusus yang menangani literasi. Terutama penulisan perkerisan sebagai upaya memperluas edukasi kepada masyarakat.

Menurutnya, bidang tersebut bertugas mentransliterasikan naskah-naskah lama ke dalam bahasa yang lebih mudah dipahami masyarakat. Selain itu, berbagai hasil kajian juga dicetak menjadi buku sebagai bahan edukasi tentang budaya keris.

"Bagaimana naskah-naskah lama itu ditransit dalam satu bahasa yang lebih mudah dipahami. Kemudian juga dicetak menjadi buku-buku yang ada," kata Sekretaris Jenderal Sekretariat Nasional Perkerisan Indonesia (SNKI), Basuki Teguh Yuwono kepada wartawan usai acara Peringatan Hari Keris Nasional, Museum Pusaka TMII, Jakarta Timur, Sabtu malam, 23 Mei 2026.

Ia menyebut hingga saat ini lebih dari 35 buku tentang perkerisan telah diterbitkan. Ia berharap kehadiran buku-buku tersebut dapat memperkuat literasi dan pemahaman masyarakat terhadap budaya keris Nusantara.

Daftar Pemenang Anugerah SNKI Award 2026

Anugerah Penggerak SNKI

1. Pramono Pinunggul

2. Agung Guntoro Wisnu

3. Yuwono Heru Suparto

4. Ronny Wardana

5. Dr. R. Wisnu Kusumawardana

6. Zaenal Arif

7. Drs. Budiharjo

8. Wisnu Wijaya

9. Rinto Murdomo

10. Ir. Andi Promal Pawi

11. Helmi

Anugerah Nunggak Semi

1. Alm. Waluyo Wijayatno

Anugerah Naga Sasra

1. Ismail Thomas

2. Syagaf Muzakir

Anugerah Kalamunyeng

1. Toni Junus

2. Jimmy S. Harianto

Anugerah Nagaraja

1. Agustinus Santosa Adiwibowo

Anugerah SNKI

1. GBPH H. Prabukusumo

2. KRHT Sukoyo Hadinagoro

3. A.A Bagus Ngurah Agung

Anugerah Kebudayaan Kamarogan

1. Wiwoho Basuki Tjokronegoro

2. Dr. Ir. KP. Erman Suparno, M.B.A., M.Si.

3. Alm. Haryono Haryoguritno

4. Pande Wayan Sutedja Neka

5. Ir. H. Andi Thaswin Abdullah

6. Basuki Teguh Yuwono

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....