27 Daerah Jawa Barat Siap Meriahkan Kirab Budaya 'Binokasih Mulang Salaka'
- 02 Mei 2026 11:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Sumedang dan Keraton Sumedang Larang menggelar Kirab Budaya Tatar Sunda bertema 'Binokasih Mulang Salaka' pada 2 Mei 2026.
- Sebanyak 27 kabupaten/kota di Jawa Barat turut ambil bagian dengan menampilkan kesenian khas daerah, sebagai upaya pelestarian budaya sekaligus penguatan identitas Sunda.
- Kirab Mahkota Binokasih memiliki nilai historis penting, mengingatkan kejayaan Kerajaan Padjadjaran hingga Kerajaan Sumedang Larang, serta diiringi arak-arakan kuda dan kereta kencana menuju puncak acara di Bandung.
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Sumedang dan Keraton Sumedang Larang menggelar Kirab Budaya Tatar Sunda. Kegiatan ini mengusung tema 'Binokasih Mulang Salaka' dan berlangsung di Sumedang, Jawa Barat, Sabtu, 2 Mei 2026.
Acara dijadwalkan dimulai pukul 19.30 WIB dan menjadi malam yang penuh makna bagi masyarakat Sumedang serta sekitarnya. Kirab ini juga menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya Sunda yang sarat nilai sejarah dan tradisi.
Melansir situs resmi Pemerintah Kabupaten Sumedang, iring-iringan ini akan menampilkan berbagai kesenian khas daerah masing-masing. Sebanyak 27 Kabupaten/Kota di Jawa Barat akan meramaikan acara Kirab Budaya Tatar Sunda: Binokasih Mulang Salaka.
Bupati Sumedang Dony Ahamad Munir menyampaikan bahwa momentum ini penting dalam memperkuat identitas budaya daerah. "Ini merupakan event yang mensinergikan antara pemerintah provinsi dan Kabupaten Sumedang," ujarnya.
Ia menjelaskan, kirab Mahkota Binokasih memiliki nilai historis yang mendalam. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan dapat memahami bahwa di Jawa Barat pernah berdiri Kerajaan Padjadjaran hingga Kerajaan Sumedang Larang.
Rute kirab akan dilakukan pada titik di sekitaran Alun-alun Sumedang menuju kawasan pusat pemerintahan Sumedang (PPS). Untuk kesenian yang akan ditampilkan oleh Sumedang sebagai tuan rumah akan menampilkan Tari Umbul Kolosal.
Tari ini berawal dari sindiran rakyat terhadap penjajah, kini bertransformasi menjadi tarian kreasi. Tari ini memadukan gerakan pinggul pencak silat, serta kacamata hitam, dan sering dipentaskan secara kolosal.
Sementara untuk 26 kabupaten/kota lainnya akan menampilkan masing-masing kesenian khas daerah. Berikut adalah rinciannya.
- Kab. Subang - Sisingaan
- Kab. Kuningan - Dogig
- Kab. Pangandaran - Basis
- Kab. Bandung - Reak Rajawali
- Kab. Bandung Barat - Sasapian Buhun
- Kab. Bekasi - Ujungan
- Kab. Ciamis - Bebegig Sukamantri
- Kota Bekasi - Ngarak Barong
- Kota Sukabumi - Gotong Lisung
- Kab. Majalengka - Tari Kadempling
- Kabupaten Purwakarta - Genyé
- Kota Cirebon - Tari Topeng Cirebon
- Kota Bogor - Tari Payung Pajajaran
- Kab. Cianjur - Ngarak Posong
- Kab. Cirebon - Buroq
- Kab. Garut - Surak Ibra
- Kab. Indramayu - Kebo Ngamuk
- Kab. Karawang - Jajangkungan
- Kota Cimahi - Ngarak Cai
- Kota Tasikmalaya - Tarangtang
- Kab. Sukabumi - Réngkong
- Kab. Bogor - Angklung Gubrag
- Kab. Tasikmalaya - Mamanukan
- Kota Bandung - Benjang
- Kota Banjar - Jurig Saréngséng
- Kota Depok - Tari Godeg Ayu
Sementara itu, acara ini akan mengarak Mahkota Binokasih ini akan disertai dengan iringan kuda dan kereta kencana. Demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar, Iendra Sofyan.
"Sumedang dipilih, karena ada Mahkota Binokasih. Nanti karnaval, menjemput dulu (diarak) baru dibawa ke sini (Kota Bandung)," ucapnya, menjelaskan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....