Menbud Fadli Resmikan 'Solo Arts and Culture Exhibition' di Surakarta

  • 19 Apr 2026 19:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri Kebudayaan Fadli Zon meresmikan Solo Arts and Culture Exhibition di Museum Keris Nusantara sebagai bagian dari peringatan Hari Keris Nasional 2026.
  • Pameran ini dinilai memperkuat posisi keris sebagai warisan budaya dunia yang diakui UNESCO serta menjadi identitas budaya Indonesia dengan nilai simbolik, filosofis, dan artistik tinggi.
  • Kolaborasi lintas sektor dan rencana bursa keris diharapkan mendorong pelestarian budaya sekaligus memperkuat ekonomi kreatif serta kesejahteraan pengrajin.

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) meresmikan pameran Solo Arts and Culture Exhibition di Museum Keris Nusantara. Kegiatan bertema 'Jaga Budaya' ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Keris Nasional 2026.

Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon, mengatakan bahwa pameran ini menjadi langkah penting dalam upaya pemajuan kebudayaan nasional. Menurutnya, kegiatan tersebut turut memperkuat posisi keris sebagai warisan budaya dunia yang telah diakui oleh UNESCO.

"Keris adalah warisan budaya Indonesia, keris itu asli dari Indonesia, ini menjadi salah satu identitas. Di dalam keris terdapat banyak ekspresi budaya, mulai dari makna simbolik, filosofis dan juga pencapaian artistiknya yang sangat tinggi," katanya dalam keterangan pers yang diterima RRI, Minggu, 19 April 2026.

Ia menegaskan, keris merupakan identitas asli Indonesia yang mengandung beragam ekspresi budaya. Mulai dari makna simbolik, nilai filosofis, hingga pencapaian artistik yang tinggi.

Selain itu, Selain itu, ia mengapresiasi pameran yang melibatkan kolektor dari berbagai latar belakang, diantaranya, TNI, Polri, dan sektor perbankan. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, swasta, komunitas, dan korporasi menjadi kunci dalam memperkuat ekosistem kebudayaan nasional.

Ia juga menekankan bahwa Indonesia merupakan negara dengan kekayaan budaya yang sangat beragam atau mega-diversity. Hal ini didukung oleh bukti sejarah yang menunjukkan Indonesia sebagai salah satu pusat peradaban awal manusia di dunia.

Ia menjelaskan jika Indonesia merupakan salah satu negara dengan peradaban tertua di dunia dengan bukti-bukti otentik. Terutama dalam hal yang menunjukan bahwa Indonesia adalah pusat peradaban awal dari manusia.

"Indonesia bukan sekedar nation state, tapi civilizational state. Negara yang peradabannya sudah panjang dan mengalami berbagai akulturasi di berbagai tempat," ucapnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani menegaskan peran strategis Museum Keris Nusantara sebagai pusat koleksi keris terlengkap. sekaligus simbol pelestarian warisan budaya takbenda yang sarat filosofi kehidupan, kehalusan rasa, dan kearifan lokal.

"Budaya dapat bersinergi dengan sektor modern, termasuk jasa keuangan, untuk memperkuat ekonomi kreatif. Dukungan terhadap rencana bursa keris juga ditegaskan sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan pengrajin serta mendorong keterlibatan generasi muda," ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....