Pemkot Bogor Siapkan Beasiswa Pendidikan bagi Siswa Kurang Mampu

  • 18 Mei 2026 22:06 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Pemerintah Kota Bogor menyiapkan program beasiswa pendidikan bagi 2.000 siswa kurang mampu pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru atau SPMB tahun 2026. Program tersebut menjadi salah satu langkah untuk mencegah anak putus sekolah sekaligus memperluas akses pendidikan bagi warga tidak mampu.

Dalam dialog Bogor Pagi Ini edisi Senin, 18 Mei 2026, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Herry Karnadi, mengatakan program beasiswa ini menjadi salah satu pembeda utama dalam pelaksanaan SPMB tahun ini. Program tersebut diperuntukkan bagi warga Kota Bogor yang berasal dari keluarga kurang mampu dan terdaftar dalam data Dinas Sosial Kota Bogor.

“Anak-anak dari keluarga tidak mampu tidak perlu putus asa jika tidak diterima di sekolah negeri. Pemerintah Kota Bogor sudah menyiapkan program beasiswa untuk membantu mereka tetap melanjutkan pendidikan,” ujarnya.

Program tersebut melibatkan 67 sekolah mitra yang terdiri dari 46 SMP swasta umum dan 21 Madrasah Tsanawiyah. Sekolah-sekolah tersebut telah bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bogor untuk menampung siswa penerima beasiswa.

Dalam mekanismenya, calon siswa tetap harus mengikuti proses pendaftaran melalui aplikasi SPMB. Pada sistem tersebut, siswa dapat memilih sekolah negeri maupun sekolah swasta mitra program beasiswa yang telah disiapkan pemerintah.

“Nanti sekolah-sekolah mitra itu akan menampung siswa dari keluarga kurang mampu yang sudah terdata dan diverifikasi. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang selama ini kesulitan mengakses pendidikan,” katanya.

Herry menjelaskan prioritas penerima beasiswa akan diberikan kepada warga yang masuk kategori desil satu atau kelompok ekonomi paling rendah. Berdasarkan data pemerintah, terdapat sekitar seribu lebih siswa yang masuk dalam kategori tersebut.

Ia menyebut rata-rata penghasilan keluarga pada kategori desil satu berada di kisaran Rp700 ribu per bulan untuk memenuhi kebutuhan satu keluarga. Kondisi tersebut dinilai sangat rentan menyebabkan anak putus sekolah apabila tidak mendapatkan bantuan pendidikan.

“Ini menjadi perhatian utama kami agar anak-anak dari keluarga miskin tetap bisa bersekolah. Pemerintah ingin memastikan tidak ada anak di Kota Bogor yang kehilangan akses pendidikan karena keterbatasan ekonomi,” ucapnya.

Pemerintah Kota Bogor juga akan memetakan sekolah terdekat bagi siswa penerima beasiswa. Langkah itu dilakukan agar siswa tidak terbebani biaya transportasi maupun kendala akses menuju sekolah.

Selain membantu biaya pendidikan, program ini juga diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat kurang mampu. Pemerintah Kota Bogor ingin memastikan seluruh anak memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak.

“Semoga program ini menjadi bukti komitmen Pemkot Bogor dalam membangun pendidikan yang lebih merata dan berkeadilan. Kami berharap program ini benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....